Home / Indramayu

Senin, 24 Maret 2025 - 11:33 WIB

TNI Siap Bantu Polri Tindak Ormas Pemalak Pengusaha Jelang Lebaran

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap membantu Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menindak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan pemalakan terhadap pengusaha dengan dalih tunjangan hari raya (THR).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa langkah ini diambil atas arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa TNI berkomitmen melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

“TNI siap dan akan selalu berkoordinasi dengan Polri serta aparat penegak hukum lainnya dalam menindak organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha,” kata Kristomei pada Minggu (23/3/2025).

Baca juga  Bikin Geger! Bupati Lucky Hakim Janji Bongkar Dana Desa Indramayu: Meski Sudah 5 Tahun Lalu, Tetap Kami Audit!

Brigjen Kristomei juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang Lebaran 1446 H. Jika menemukan praktik pungli atau tindakan premanisme, ia meminta masyarakat segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

“Terutama menjelang Lebaran, di mana aktivitas ekonomi meningkat dan potensi gangguan keamanan, termasuk aksi premanisme, kerap terjadi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI akan mendukung langkah-langkah penegakan hukum dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga  H. Syaefudin Hadiri "Ngobati" di Unwir, Bahas Strategi Pembangunan Indramayu

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, juga menegaskan bahwa kepolisian tidak akan membiarkan tindakan premanisme yang berkedok ormas, termasuk pemalakan bermodus THR.

“Sesuai komitmen Kapolri, Polri akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada oknum yang menggunakan nama ormas untuk melakukan pemerasan, pungutan liar, atau aksi yang merugikan dunia usaha,” kata Trunoyudo.

Ia juga mengungkapkan bahwa Polri telah menerima berbagai laporan dari pengusaha yang merasa terintimidasi oleh kelompok tertentu yang menagih uang dengan alasan iuran atau jaminan keamanan.

Baca juga  Meski Bukan Kuasa Hukum, Toni RM Dorong Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Sodomi Anak di Pabean Udik Indramayu

Dengan sinergi antara TNI dan Polri, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Lebaran tetap terkendali, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah melalui TNI dan Polri menegaskan komitmennya dalam menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas, khususnya yang melakukan pungli terhadap pengusaha. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan segera melaporkan tindakan yang mencurigakan kepada aparat berwenang.

Share :

Baca Juga

Indramayu

UPP Saber Pungli Indramayu Ikut Rakerda di Bandung, Fokus Tingkatkan Profesionalitas

Indramayu

Pemkab Indramayu Bantu Proses Pemulangan Masiroh Sejak Maret 2024

Hukum

Kapolres Indramayu Beri Penghargaan Kamtibmas ke Diduga Pecatan TNI Belum Jalani Pidana Militer, Fefen: Hery Reang Itu Desertir

Indramayu

Pemkab Indramayu Ikuti Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Bersama KPK Secara Virtual

Indramayu

LBH Ghazanfar Sebut Upaya Hukum Banding Priyo Bagus Setiawan Berisiko Hukuman Mati, Satu-satunya Harapan Ada di PK, Syaratnya Harus Ungkap Pelaku Lain

Indramayu

Puluhan Wartawan Berebut Masuk PWI Indramayu, Ihsan Mahfudz Ungkap Fakta Mengejutkan soal KLB Jakarta

Indramayu

PDIP Indramayu Bongkar Hengkangnya Nina Agustina: Tercium Sejak Kalah Pilkada 2024

Hukum

Usai Toni RM Turun Tangan, Pengaduan 10 Bulan Mandek di Polres Indramayu Akhirnya Jadi LP