Suaradermayu.com – Iklim investasi Indramayu kian menunjukkan tren positif. Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan investasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi para investor.
Hal ini dibuktikan lewat kerja sama strategis dengan unsur TNI dan Polri guna menjaga stabilitas wilayah serta memberikan jaminan kepastian hukum kepada pelaku usaha.
Baca Juga : Nasdem Apresiasi! Baru 100 Hari, Bupati Lucky Hakim Bikin Kejutan: Perizinan Ngebut, Investasi Melaju!
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa Pemkab secara aktif membangun ekosistem investasi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemkab Indramayu bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk memberikan rasa aman, nyaman dan ramah bagi investor yang datang dan berinvestasi di Indramayu,” ujar Lucky saat ditemui Rabu (28/5/2025).
Menurutnya, kehadiran investasi bukan hanya tentang modal dan pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menciptakan hubungan saling menguntungkan antara investor dan masyarakat lokal. Oleh karena itu, Pemkab menekankan pentingnya reformasi layanan publik, khususnya dalam perizinan usaha, pendampingan hukum, dan pelatihan tenaga kerja.
Baca Juga : Pemkab Indramayu Permudah Perizinan Usaha, 1.000 Izin Diselesaikan dalam Sebulan
Langkah nyata yang telah dilakukan Pemkab adalah menyederhanakan proses perizinan usaha. Investor kini tak perlu melalui jalur birokrasi panjang yang kerap menjadi momok dalam dunia investasi.
“Kami berusaha menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada solusi. Investor harus merasa dilayani, bukan dipersulit,” ujar Lucky.
Selain itu, keberadaan regulasi yang berpihak pada kepastian hukum turut menjadi magnet bagi investor. Pemkab menggandeng instansi vertikal, termasuk kejaksaan dan kepolisian, dalam mengawal proyek-proyek strategis agar bebas dari intervensi negatif atau praktik pungli.
Salah satu bukti nyata suksesnya upaya Pemkab adalah pendirian pabrik sepatu milik PT Sun Bright Lestari (SBL) di Kecamatan Krangkeng. Pabrik tersebut dibangun tanpa kendala berarti sejak awal proyek dimulai. Hal ini menjadi cermin betapa iklim investasi Indramayu kini semakin kondusif.
“Kehadiran pabrik ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga mengirim pesan bahwa berinvestasi di Indramayu adalah keputusan yang aman dan menjanjikan,” tambah Lucky.
Proses rekrutmen tenaga kerja untuk pabrik tersebut pun dijadwalkan mulai pada Juni 2025, dengan target penyerapan hingga 18 ribu tenaga kerja. Pemerintah daerah menegaskan bahwa masyarakat lokal akan menjadi prioritas dalam penerimaan karyawan.
Baca Juga : Bupati Lucky Sebut Pabrik Sepatu Terisi Indramayu, Serap 30 Ribu Warga!
Dalam rekrutmen karyawan, Pemkab Indramayu juga menunjukkan komitmen tegas terhadap integritas dan transparansi. Lucky memastikan tidak boleh ada praktik suap atau pungli dalam proses seleksi.
“Kami ingin proses ini bersih. Tidak ada bayar-membayar untuk mendapatkan pekerjaan. Semua melalui proses seleksi yang objektif,” tegasnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Pemkab menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk mengawal proses seleksi sekaligus menyelenggarakan pelatihan kerja. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Pemerintah berharap kehadiran investasi besar seperti PT SBL dapat memberikan efek domino terhadap sektor lain, mulai dari kuliner, transportasi, hingga perdagangan lokal.
“Kami ingin investasi ini tidak hanya menguntungkan investor, tapi juga menjadi solusi bagi pengangguran dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi,” papar Lucky.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indramayu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Indramayu pada 2024 masih berada di angka 8,5 persen. Pemkab optimis dengan hadirnya industri-industri baru, angka tersebut akan turun signifikan dalam 2–3 tahun ke depan.
Faktor keamanan menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga iklim investasi yang sehat. Pemkab Indramayu tidak berjalan sendiri. Kolaborasi erat dengan TNI dan Polri dilakukan secara intensif untuk memantau serta menjaga stabilitas wilayah, khususnya di kawasan industri dan zona ekonomi potensial.
Kapolres Indramayu dan Komandan Kodim setempat rutin melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Keamanan menjadi prioritas utama agar investor tidak ragu menanamkan modal.
Untuk memperkuat daya tarik investasi, Pemkab berencana membentuk zona industri baru dengan fasilitas terpadu. Zona ini akan didukung infrastruktur memadai seperti jalan akses, jaringan listrik, air bersih, dan layanan digital.
Di sisi lain, Indramayu juga tengah membidik sektor investasi berbasis teknologi dan ramah lingkungan. Pemerintah berencana menawarkan insentif khusus bagi investor yang bergerak di sektor green industry dan smart manufacturing.
Baca Juga : Indramayu Tempat Ramah bagi Investor, Pabrik Sepatu PT. SBL Resmi Berdiri di Krangkeng
Dengan kemudahan perizinan, jaminan keamanan, dan komitmen terhadap transparansi, iklim investasi Indramayu kini menjadi salah satu yang paling menjanjikan di wilayah Jawa Barat. Bagi para investor, inilah saat yang tepat untuk melirik Kabupaten Indramayu sebagai lokasi strategis dalam pengembangan usaha jangka panjang.
“Indramayu membuka diri. Kami siap menjadi rumah bagi para investor yang ingin berkembang bersama masyarakat,” pungkas Bupati Lucky Hakim.

























