Suaradermayu.com – Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Indramayu menyebabkan beberapa titik tergenang banjir. Bahkan, banjir tersebut merendam salah satu yayasan pendidikan di Jalan Ir H Juanda Desa Singajaya Kabupaten Indramayu.
Banjir tersebut merendam area sekolah dengan ketinggian 20-30 centimeter. Pihak sekolah terpaksa maliburkan proses kegiatan belajar mengajar atau KBM.
“Sejak kemarin hujan deras terus menerus sehingga halaman sekolah terendam banjir. Kami terpaksa meliburkan KBM karena khawatir tidak kondusif,” kata Kepala Madrasah Ibtidaiyah Assalafiyah, Imam Subhan, Senin (27/2/2023).
Imam menyebut pihaknya sudah melakukan upaya mengurangi genangan dengan menggunakan mesin penyedot air. Namun karena struktur tanah sekolah lebih rendah rendaman air masih terus terjadi. Diketahui yayasan pendidikan tersebut di lokasi yang sama terdapat sekolah meliputi pendidikan dari tingkat TK hingga SMA.
Sementara itu pantauan suaradermayu.com pemukiman warga di Blok Madrasah dan Makam Kanjeng terendam banjir akibat diguyur hujan terus menerus.
Meski ketinggian air baru sebetis anak kecil, namun banjir telah menggenangi akses jalan warga sehingga mengganggu aktivitas warga. Selain menggenangi ruas jalan, banjir juga menggenangi pekarangan rumah warga.
Banjir di pemukiman warga tersebut disebabkan buruknya saluran drainase yang membuat air hujan yang mengguyur sejak Sabtu (25/2/2023) tidak mampu mengalir normal. Akibatnya air tumpah ke pemukiman warga.
” Banjir baru mulai lagi sejak agak lama, baru kemarin mulai lagi. Ketinggian antara 20-30 dua puluh sampai tiga puluh centimeter lah, diatas mata kaki,” ucap Fajri, warga Blok Makam Kanjeng, Desa Singajaya Indramayu, Senin (27/02/2023) yang meski demikian masih bertahan di dalam rumah.
Seperti diketahui, Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Indramayu pada Sabtu (25/2/2023) hingga Sebin (27/2/2023), menyebabkan genangan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Indramayu.


























