Home / Indramayu / Ragam

Sabtu, 7 Juni 2025 - 10:33 WIB

Kang Ade, Assesor BNSP RI, Pimpin Langsung Pemotongan Kurban di Griya Aswaja Indramayu

Suaradermayu.com – Ade Syaekudin, yang akrab disapa Kang Ade, dikenal sebagai Assesor di Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI) di Jakarta. Meski berkiprah di tingkat nasional, Kang Ade tetap menunjukkan komitmen sosial yang tinggi terhadap kampung halamannya.

Buktinya, pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H, Kang Ade pulang ke Indramayu dan turun langsung memimpin prosesi pemotongan tiga ekor sapi dan tiga ekor kambing di halaman Yayasan Griya Aswaja Indramayu, yang ia pimpin sebagai Ketua Pembina.

Sebagai seorang Assesor BNSP RI, Kang Ade memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui berbagai program sertifikasi profesi.

Baca juga  Toni RM Laporkan Oknum Penyidik Polres Kutai Timur ke Mabes Polri atas Dugaan Rekayasa Barang Bukti

Namun di tengah kesibukannya di Ibu Kota, ia tak pernah melupakan akar perjuangannya di daerah. Setiap momen penting, termasuk momen kurban, ia usahakan untuk hadir langsung.

“Di manapun kita berkiprah, jangan pernah lupa pulang. Karena keberkahan itu hadir saat kita bisa berbagi manfaat dengan orang-orang di sekitar kita,” ujar Kang Ade saat ditemui di lokasi pemotongan, Jl. IR H. Juanda, Desa Singajaya, Indramayu, Sabtu pagi (7/6/2025).

Kang Ade menegaskan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan merupakan manifestasi nilai-nilai empati, keikhlasan, dan kepedulian.

“Di tengah tantangan hidup yang makin kompleks, sekecil apa pun kebaikan yang bisa kita bagi akan sangat berarti bagi yang menerima,” ungkapnya.

Baca juga  Peran Strategis Media dalam Mendorong Pembangunan Daerah di Era Digital

Ia berharap Griya Aswaja bisa terus menjadi wadah gerakan sosial yang inspiratif. Tidak hanya di Indramayu, tetapi juga dapat menjadi contoh positif bagi daerah-daerah lain.

Proses pemotongan hewan kurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam, melibatkan jagal profesional serta relawan yayasan. Setelah proses pemotongan, ratusan kantong daging kurban dibagikan kepada kaum dhuafa, santri, dan keluarga prasejahtera.

“Saya bersyukur bisa memimpin langsung proses ini. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan tertib,” tambah Kang Ade.

Sebagai Assesor BNSP RI, Kang Ade juga memiliki perhatian besar terhadap pemberdayaan generasi muda.

Baca juga  Toni RM Sambut Kapolres Indramayu Baru: Semoga Kasus Lambat-Mandeg Segera Bergerak, Masyarakat Butuh Kepastian Hukum

“Melalui kegiatan seperti ini, kita juga ingin mendidik anak muda agar terbiasa dengan nilai gotong royong, empati, dan kepemimpinan sosial,” jelasnya.

Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pemberdayaan di Yayasan Griya Aswaja, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

Kehadiran Kang Ade, seorang Assesor BNSP RI yang tetap peduli dan aktif di daerah, menjadi inspirasi bahwa kiprah nasional tidak boleh membuat kita melupakan tanggung jawab sosial di kampung halaman.

“Di Jakarta saya membangun profesionalisme. Di Indramayu, saya ingin membangun jiwa sosial. Keduanya harus berjalan beriringan,” pungkas Kang Ade.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Sekdis Tenaga Kerja Indramayu, Nonon Citra Wulandari, Pimpin Upacara HUT ke-80 RI

Hukum

KPK Tumbangkan 16 Kepala Daerah: NasDem, PKB, Golkar, Gerindra dan PDIP Terbanyak Terlibat Korupsi

Indramayu

Kejari Indramayu Tahan Kepala Unit Bank di Gabuswetan, Terjerat Kasus Korupsi Rp453 Juta

Indramayu

Rahasia di Balik Bobolnya Rp139 Miliar BPR Karya Remaja: Libatkan Oknum Pejabat, Politikus, ASN, dan Pengusaha

Indramayu

Yayasan Griya Aswaja Apresiasi Terbitnya Perbup Nomor 42 Tahun 2025: Tonggak Pengakuan Resmi Pesantren di Indramayu

Indramayu

Maafkan Bapak, Nak…!Jeritan Hati Ayah R Pelajar yang Bunuh Diri Usai Dikeluarkan dari Sekolah di Indramayu

Terpopuler

‘Mirip Ormas, Bukan Birokrasi!’ PKSPD Kritik Gaya Pemerintahan Lucky–Syaefudin

Indramayu

5.635 Kasus HIV/AIDS Terdeteksi di Indramayu, Pemkab Perluas Layanan dan Genjot Edukasi Publik