Home / Indramayu / Ekonomi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 10:17 WIB

Warga Losarang Desak 70 Persen Lowongan di Kawasan Industri Losarang untuk Putra Daerah

Kecamatan Losarang menggelar pertemuan anatara Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu, Kapolsek Losarang, Koramil Losarang, tokoh masyarakat, OKP, hingga perwakilan perusahaan seperti PT WIP dan PT FPJ

Kecamatan Losarang menggelar pertemuan anatara Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu, Kapolsek Losarang, Koramil Losarang, tokoh masyarakat, OKP, hingga perwakilan perusahaan seperti PT WIP dan PT FPJ

Suaradermayu.com – Pembangunan Kawasan Industri di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, yang digadang-gadang sebagai motor penggerak ekonomi daerah, kini memunculkan persoalan serius. Warga menuntut agar perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut memberikan kesempatan kerja lebih besar bagi tenaga kerja lokal.

Harapan yang Belum Menjadi Kenyataan

Sejak awal, kehadiran kawasan industri Losarang ini membawa angin segar bagi masyarakat. Banyak warga berharap proyek ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses pekerjaan yang layak bagi pemuda Losarang. Sayangnya, ekspektasi itu belum sepenuhnya terwujud.

Baca Juga : 100 Ribu Tenaga Kerja Lokal Bakal bekerja di Kawasan Industri Losarang Indramayu

Melalui sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), masyarakat menyuarakan tuntutan agar 70 persen kuota tenaga kerja diisi oleh penduduk lokal. Mereka menilai langkah ini penting demi memastikan proyek industri benar-benar membawa dampak positif bagi warga sekitar.

Baca juga  Indramayu Siapkan Lahan Pertanian untuk Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Audiensi di Kantor Kecamatan Losarang

Menyikapi aspirasi tersebut, Camat Losarang Boy Billy Prima menggelar audiensi pada Jumat (1/8/2025) di Aula Kantor Kecamatan Losarang. Pertemuan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu, Kapolsek Losarang, Koramil Losarang, tokoh masyarakat, OKP, hingga perwakilan perusahaan seperti PT WIP dan PT FPJ.

“Sesuai aspirasi yang kami terima dari warga, audiensi ini digelar untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan ketenagakerjaan di kawasan industri,” ujar Boy Billy.

Baca juga  TKW Indramayu Koma di Taiwan, Butuh Uluran Tangan

Ia menekankan pentingnya dialog antara warga dan perusahaan untuk mencapai kesepahaman.

Baca Juga : Diduga Gelapkan Dana BUMDES, Eks Kuwu Losarang Dilaporkan ke Polisi

“Kami berharap pihak perusahaan memahami kebutuhan masyarakat, sementara warga juga mengerti kondisi perusahaan yang masih dalam tahap pembangunan,” tambahnya.

Solusi dari Disnaker: Program Jabar Siap Kerja

Dalam forum tersebut, Kepala Disnaker Indramayu Endang Ismiyati,  menawarkan pemanfaatan program Jabar Siap Kerja sebagai jembatan antara kebutuhan perusahaan dan harapan masyarakat.

“Melalui program ini, calon tenaga kerja lokal dapat memperoleh pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Dengan begitu, rekrutmen berjalan lebih kondusif dan menguntungkan semua pihak,” jelas Endang.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Penasehat Hukum Ririn Rifanto Wajib Bongkar Keabsahan Dokumen Hasil Tes DNA Darah di Depan Hakim Sidang Paoman

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Gandeng Kapolres dan Kapolda Demi Amankan Investasi di Indramayu

Ia menegaskan, pelatihan ini akan memastikan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh perusahaan di kawasan industri.

Mencari Jalan Tengah

Permasalahan tenaga kerja di Kawasan Industri Losarang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Audiensi yang digelar bukan sekadar forum diskusi, tetapi langkah awal menuju kesepakatan bersama. Dengan dukungan program pemerintah dan komitmen perusahaan, diharapkan pemuda Losarang dapat benar-benar menjadi bagian dari pembangunan industri di wilayahnya sendiri.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Penipuan Berkedok Parkir di Indramayu Terbongkar, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Indramayu

Gegara Tidak Pakai Masker, TKW Indramayu Ditempeleng Majikannya di Turki

Indramayu

Protes Banjir Rob, Warga Eretan Kandanghaur Bentangkan Spanduk di Tengah Banjir

Indramayu

DPRD Indramayu dari PKB ‘Sowan’ ke NU Usai Lebaran, Dapat Wejangan Menyentuh dari KH Mustofa

Indramayu

Nelayan Indramayu Keluhkan Sulitnya Solar Subsidi, Teten Masduki Janji Bangun SPBU Nelayan

Indramayu

Haji Suwarjo Imbau Masyarakat Menjaga Persatuan Usai Pilkada Indramayu

Indramayu

Dana “Siluman” 12 Miliar PT. BPR Indramayu Jabar, Bupati Indramayu Tak Becus Kelola Uang Rakyat

Indramayu

Bayi Perempuan Ditemukan Mati Dalam Tas di Tukdana, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua