Home / Indramayu / Peristiwa

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:05 WIB

Banjir Kepung Pusat Kota Indramayu, BPBD: Drainase Kota Tak Mampu Tampung Genangan Air

Banjir kembali mengepung pusat Kota Indramayu pada Selasa (27/1/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (26/1/2026) malam

Banjir kembali mengepung pusat Kota Indramayu pada Selasa (27/1/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (26/1/2026) malam

Suaradermayu.com– Banjir kembali mengepung pusat Kota Indramayu pada Selasa (27/1/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (26/1/2026) malam. Hingga siang hari, hujan deras masih berlangsung dan menyebabkan genangan air bertahan di sejumlah titik strategis.

Sejumlah jalan protokol di pusat kota dilaporkan tergenang banjir. Ruas jalan yang terdampak antara lain Jalan Soeprapto, Jalan Singalodra, Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, hingga kawasan Karang Turi. Genangan air di ruas-ruas tersebut mengganggu arus lalu lintas dan membuat kendaraan tidak dapat melintas secara normal.

Baca juga  IRW Buka 23 Bukti Panas Dugaan Etik Anggi Noviah, Minta BK DPRD Indramayu Tak Tebang Pilih

Tak hanya jalan utama, banjir juga merendam kawasan permukiman warga. Di beberapa lokasi, air dilaporkan telah masuk ke dalam rumah sehingga memaksa sebagian warga mengamankan barang berharga dan mencari tempat yang lebih aman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Agus Yani, mengatakan dampak banjir kali ini cukup luas karena curah hujan yang tinggi masih terjadi hingga siang hari.

“Banjir ini dipicu oleh sistem drainase kota yang tidak mampu menampung besarnya genangan air akibat hujan deras yang turun hari ini,” ujar Agus Yani, Selasa (27/1/2026).

Baca juga  Polisi Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi di Indramayu, Pelaku Ditangkap

Menurutnya, BPBD Indramayu telah mengerahkan petugas ke berbagai wilayah terdampak untuk melakukan pemantauan dan asesmen di lapangan. Pendataan terus dilakukan untuk memastikan jumlah wilayah terdampak serta kebutuhan warga.

Dari laporan sementara, sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga yang lokasinya tidak tergenang air. BPBD Indramayu juga menyiapkan langkah antisipasi lanjutan, termasuk kemungkinan pendirian posko pengungsian apabila kondisi banjir semakin memburuk.

Baca juga  Mendagri Restui Pilwu Serentak di Indramayu, 139 Desa Gelar Pemilihan 10 Desember 2025

Agus menambahkan, upaya penanganan genangan terus dilakukan dengan mengoperasikan pompa penyedot air di saluran pembuangan Karangsong. Namun, besarnya debit air hujan membuat proses surutnya genangan berjalan lambat.

“Pompa sudah kami operasikan, tetapi karena debit air cukup besar, genangan belum bisa cepat surut,” jelasnya.

BPBD Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama warga yang berada di wilayah rawan banjir. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila kondisi air meningkat dan membahayakan keselamatan, agar penanganan darurat dapat segera dilakukan. (Nadzif)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Bukti Ilegal Dicuci dan Tercemar, LBH Ghazanfar Desak Jamwas serta Komjak Seret Oknum Jaksa Kejari Indramayu untuk Diperiksa

Indramayu

Esports Indramayu Bakal Meledak! Bupati Lucky Hakim Siap Guyur Dukungan Penuh

Indramayu

Bocah Indramayu Tertelan Kunci Gembok, Bupati Turun Tangan Bantu Pengobatan

Indramayu

Viral Video Dugaan Transaksi Jabatan di Indramayu, Tim Transisi Lucky Hakim-Syaefudin Luruskan Fakta

Terpopuler

Bupati Indramayu Instruksi Musnahkan BB Miras Ilegal Rp 500 Juta Saat Ramadan, Plt. Kasatpol PP Justru Melepasnya

Indramayu

Viral!Diduga Jadi Korban Perundungan Oknum Guru Gara-Gara Belum Bayar Buku, Murid SD di Indramayu Trauma dan Takut Sekolah

Indramayu

LBH Delta 19 Apresiasi Polres Indramayu Tahan Pelaku Pencabulan Anak 

Indramayu

Sang Perantau dari Jateng Ditemukan Meninggal di BDI Indramayu