Home / Hikmah / Kisah Nyata

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:14 WIB

Abdurrahman bin Auf: Sahabat Nabi Kaya Raya, Dermawan, dan Dijamin Surga

Ilustrasi : Sahabat Nabi Abdurrahman bin Auf

Ilustrasi : Sahabat Nabi Abdurrahman bin Auf

Suaradermayu.com – Dalam sejarah Islam, ada sosok pedagang sukses yang kekayaannya melimpah, tetapi hatinya selalu terpaut pada akhirat. Ia adalah Abdurrahman bin Auf, sahabat Rasulullah SAW yang dikenal bukan hanya karena hartanya, melainkan karena dermawan, rendah hati, dan pengorbanannya di jalan Allah. Namanya tercatat sebagai salah satu dari sepuluh sahabat yang dijanjikan surga oleh Rasulullah.

Siapa Abdurrahman bin Auf?

Abdurrahman bin Auf lahir dari keluarga bangsawan Quraisy yang kaya dan terpandang. Sejak muda, ia memiliki keahlian berdagang yang luar biasa. Kekayaannya terus bertambah, menjadikannya salah satu orang terkaya di Mekah. Namun, semua kemewahan dunia tidak membuatnya lupa akan kebenaran.

Baca Juga : Umar bin Khattab: Kisah Sahabat Nabi yang Menginspirasi Kepemimpinan Adil Sepanjang Zaman

Ketika Rasulullah SAW mulai menyeru kepada Islam, Abdurrahman termasuk golongan awal yang menerima hidayah. Ia rela meninggalkan kekayaan, keluarga, dan kenyamanannya demi membela agama Allah. Langkah ini membuktikan iman yang kokoh dan pengorbanan yang tulus.

Baca juga  SPMB Jabar 2025 Resmi Dibuka 10 Juni, Ini Jadwal dan Jalur Pendaftaran SMA, SMK, dan SLB

Hijrah ke Madinah: Ujian Kesungguhan Iman

Hijrah ke Madinah adalah titik balik perjuangan kaum Muslimin. Pada momen bersejarah ini, Rasulullah SAW mempersaudarakan Abdurrahman bin Auf dengan Sa’ad bin Rabi’, sahabat Anshar yang kaya raya. Sa’ad menawarkan setengah harta dan rumahnya, namun Abdurrahman menolak dengan bijaksana. Ia hanya berkata:

“Tunjukkan kepadaku di mana pasar berada.”

Dengan kerja keras dan keahlian berdagang, Abdurrahman memulai usahanya dari nol. Dalam waktu singkat, ia kembali sukses tanpa meminta bantuan orang lain. Sikap ini menjadi teladan bahwa Islam mendorong umatnya untuk bekerja keras, mandiri, dan menjaga harga diri.

Baca juga  Pemkab Indramayu Luncurkan 14 Program Percepatan demi Wujudkan Indramayu Reang, Ini Daftarnya

Kedermawanan Abdurrahman bin Auf: Memberi Tanpa Batas

Meski kaya, Abdurrahman tidak pernah menumpuk hartanya untuk kepentingan pribadi. Ia selalu mendahulukan kepentingan umat. Dalam Perang Tabuk, ia menyumbangkan 200 uqiyah emas, jumlah yang luar biasa besar di masa itu.

Ia juga membiayai para pejuang, membantu fakir miskin, serta memerdekakan ratusan budak. Rasulullah SAW pun bersabda:

“Abdurrahman bin Auf termasuk penghuni surga yang berjalan di bumi.”

Inilah bukti bahwa kekayaan bisa menjadi jalan menuju surga jika digunakan untuk kebaikan dan dakwah.

Baca juga  Kapolsek Karangampel AKP Warmad Dimutasi Usai Dilaporkan ke Propam: Kebetulan?

Pelajaran Berharga dari Kisah Abdurrahman bin Auf

Kehidupan Abdurrahman bin Auf menyimpan banyak pelajaran yang relevan hingga kini:

1. Kekayaan adalah amanah, bukan tujuan hidup.

2. Kemandirian dalam usaha membawa keberkahan.

3. Kerendahan hati memperkuat keimanan.

4. Pengorbanan di jalan Allah membawa kemuliaan dunia dan akhirat.

Teladan Sepanjang Masa

Abdurrahman bin Auf adalah bukti nyata bahwa seseorang bisa kaya raya namun tetap tawadhu. Ia tidak terbuai dengan dunia, justru menjadikan hartanya sebagai alat untuk menggapai ridha Allah.

Hari ini, umat Islam dapat meneladani sifatnya: bekerja keras, hidup sederhana, dan dermawan kepada sesama. Sebab, kekayaan sejati bukanlah banyaknya harta, tetapi keberkahan yang menyertainya.

Share :

Baca Juga

Hikmah

Iblis Rusak Rumah Tangga, Generasi dan Bangsa Jadi Korban

Hikmah

Kesakralan Sumpah “Demi Allah” dalam Islam: Jangan Sembarangan Mengucapkannya

Edukasi

Abah Ibing Ajak Warga Singaraja Bersatu Usai Pilwu: Damai Itu Indah, Bersatu Itu Ibadah

Hikmah

Keutamaan Salawat Al Fatih: Warisan Nabi Muhammad SAW untuk Umat Muslim

Hikmah

Keutamaan Doa: Pasti Dikabulkan, Hanya Bentuknya yang Berbeda

Hikmah

Umar bin Khattab: Kisah Sahabat Nabi yang Menginspirasi Kepemimpinan Adil Sepanjang Zaman

Hikmah

Viral! TNI-Polri Memandikan Ibu Sakit, Bikin Haru

Hikmah

Malam Nisfu Sya’ban 2025: Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan