Suaradermayu.com – Beredar rekaman video ratusan pekerja proyek asal Kabupaten Indramayu terlantar di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Lantaran pihak kontraktor tidak menggaji mereka selama dua bulan.
Akibatnya sebanyak 107 pekerja proyek kesulitan membiayai hidup sehari-hari.
Dalam rekaman video yang berdurasi 38 detik menyebar di grup aplikasi WhatsApp (WA), salah satu pekerja meminta pertolongan kepada DPRD dan Bupati Indramayu agar memperjuangkan nasib mereka.
“Selamat siang, untuk para dewan Kabupaten Indramayu, dan ibu Bupati Indramayu Hj Nina Agustina kami masyarakat Indramayu sedang terlantar di daerah Sulawesi Tengah, tepatnya di daerah Morowali, mohon bantuannya agar di proses secepatnya. Karena kami sudah setengah bulan lebih terlantar dan ditelantarkan oleh pihak PT Berkat Bersatu,” ucap perekam video yang dilihat suaradermayu.co, Jumat (3/3/2023).
Di dalam video lain terlihat para pekerja turun dari kendaraan truk mendatangi Polsek Bahodopi, Kabupaten Morowali. Mereka mengadukan nasibnya ke polisi.
Menurut informasi ratusan pekerja itu bekerja di bidang isolasi pipa dan lainnya. Mereka bekerja pada proyek Pembangkit Listrik Tengaga Uap (PLTU) di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park Sulawesi Tengah.
Pihak perusahaan sampai saat ini belum membayar gaji mereka hingga terlantar.
























