Home / Indramayu / Politik

Sabtu, 2 November 2024 - 02:06 WIB

Bakal Laporkan Balik, Relawan Lucky-Sae Bantah Hadang Iring-iringan Mobil Kampanye Cabup Nina

Suardermayu.com –  Relawan dan tim kuasa hukum pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim-Syaefudin akhirnya angkat bicara.

Soal insiden keributan yang terjadi di jalan raya Sukra-Ujunggebang, Jumat sore (1/11/2024).

Kejadian ini melibatkan rombongan cabup Nina Agustina dan relawan pendukung paslon nomor urut 2, Lucky-Sae.

Sodikin, relawan Lucky-Sae membantah jika dirinya melakukan penghadangan terhadap mobil cabup Nina Agustina beserta rombongan yang hendak berkampanye di Desa Tegaltaman.

“Kalau persoalan penghadangan itu tidak ada,” ucap dia kepada awak media.

Baca juga  MUI Indramayu Dukung Visi “REANG” untuk Kemaslahatan Umat

Sodikin membeberkan kronologis lengkapnya.

Saat itu, dia dan relawan pendukung paslon Lucky-Sae lagi berada dipinggir jalan raya.

Ketika mobil rombongan cabup Nina lewat, mereka ramai-ramai mengacungkan simbol dua jari. Dia juga mengaku melakukan hal serupa.

Seketika itu pula, mobil yang dinaiki cabup nomor urut 3 itu tiba-tiba berhenti. Menghampiri dan tiba-tiba memarahi mereka.

“Akhirnya saya datang. Bu jangan marahi orang, inikan tamu kita. Yang tanggungjawab saya. Terus dia ngomong ke kita, apalah. Bicaranya udah berlebihan lah. Ada di video lah,” tuturnya.

Baca juga  IRW Sebut Tak Percaya BK DPRD Indramayu Objektif Tangani Dugaan Etik Anggi Noviah

“Karena persoalannya massa makin banyak, akhirnya saya dibawa. Diamankan. Jadi tidak ada menghalang-halangi. Tidak mungkin berani lah. Kita rakyat kecil. Kalau ada silahkan tunjukkan videonya,” kata Sodikin.

Sementara itu, Ketua Tim Kuasa Hukum Paslon nomor urut 2, Samsul Bachri Siregar menyatakan bakal melaporkan balik para pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Diantaranya cabup Nina Agustina termasuk para pengawalnya.

Pasalnya, para relawan Lucky-Sae justru mendapatkan intimidasi dari mereka.

“Kami bertanya kepada pak Sodikin, ternyata dia mendapat intimidasi disitu. Di video juga sudah jelas. Didorong-dorong, inikan perbuatan yang tidak menyenangkan. Untuk itu kita akan melaporkan secara pidana ke Polres Indramayu,” jelas Ucok sapaan akrabnya.

Baca juga  Menteri KKP Kunjungi Karangsong Pastikan Stok Ikan Aman Jelang Nataru

Dalam kesempatan itu, Ucok juga mengimbau kepada para relawan pendukung paslon Lucky-Sae agar tidak melakukan cara-cara anarkis. Supaya pelaksanaan Pilkada Indramayu berjalan dengan semestinya.

Demikian juga dengan pendukung paslon lainnya. “Apalagi paslon kami juga sering mengalami intimidasi. Karena faktanya demikian. Yang terakhir kemarin kejadian di Kecamatan Terisi, terjadi intimidasi,” ungkap dia.

“Mudah-mudahan para relawan mengambil nilai positif dari kejadian ini. Tetap semangat memenangkan Lucky Hakim-Syaefudin,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Sengketa Tanah 3.370 m² di Sudimampir Lor Indramayu, Toni RM: Saksi Malah Perkuat Bukti AJB Haji Salmin dan Kuswono

Indramayu

Wanita Asal Indramayu Lolos dari Jebakan Pengantin Pesanan di China, Begini Kisah Pelariannya

Indramayu

Tim Gabungan Pemenangan Lucky-Syaefudin Resmi Dibubarkan

Indramayu

Jelang FGD, SMSI Indramayu Tegaskan Media Siber Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Hukum

Laporan Ancaman Pilwu Berujung Penyerangan, Subagyo Desak Kapolres Tindak Kapolsek Karangampel

Edukasi

Tewaskan Dua Pengendara Motor di Indramayu, Pelaku Tabrak Lari Berhasil Ditangkap Polisi

Indramayu

Santri Turun Gunung! Kang Asa (Muhammad Jaza Ulkhoir) Siap Maju di Pilwu Singaraja 2025

Hukum

LBH Ghazanfar: Penyidik Polres Indramayu Tidak Profesional dan Lamban Tangani Kasus Penggelapan Mobil