Home / Terpopuler

Selasa, 13 Mei 2025 - 23:05 WIB

Polda Jabar Tangkap 145 Preman dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan

Suaradermayu.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil mengamankan 145 pelaku premanisme dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang berlangsung sejak 1 Mei 2025. Operasi ini digelar sebagai langkah tegas untuk memberantas aksi preman yang meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa dari total pelaku yang ditangkap, 36 orang merupakan target operasi, sedangkan 109 lainnya merupakan pelaku non-target yang berhasil diamankan di lapangan.

“Sebanyak 99 kasus berhasil diungkap dengan jumlah korban mencapai 98 orang. Tindak premanisme tersebar di berbagai lokasi rawan seperti terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan hiburan malam dan area sengketa lahan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/5/2025).

Baca juga  Polres Indramayu Terbitkan BAP Sidik Jari 2 Sept 2025, LBH Ghazanfar: Sengaja "Cuci Bersih" Kinerja Bareskrim Polri dan Polda Jabar

Dalam operasi ini, sebanyak 935 personel diterjunkan ke sejumlah wilayah rawan. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, meliputi 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 unit ponsel, 46 dokumen penting, dan uang tunai sebesar Rp1.320.500.

Irjen Rudi menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Barat.

Baca juga  Motif Uang, Alvian Sinaga Habisi Putri Apriyani: Sidang Perdana Digelar di PN Indramayu

“Polda Jabar serius dan konsisten dalam memberantas segala bentuk premanisme. Selain penindakan, kami juga mengedepankan tindakan pencegahan melalui pendekatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Termasuk menindak pelaku yang beraksi secara digital,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan Operasi Pekat II Lodaya 2025 menjadi langkah strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, yang pada akhirnya mendukung iklim investasi di Jawa Barat.

Dalam operasi ini, polisi juga berhasil mengungkap sejumlah modus pemerasan dan pungutan liar (pungli). Di antaranya, pungli di Pasar Caringin Bandung, penjualan minuman beralkohol secara paksa, aksi kekerasan di Pasar Ramadan Ciamis, hingga penangkapan mahasiswa pembawa senjata tajam dalam unjuk rasa May Day di Bandung.

Baca juga  21 Layanan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juni 2025

Kasus lainnya meliputi pengrusakan mobil patroli di Kiaracondong, pungli di kawasan industri Subang, pungli di Pasar Bogor, serta pungli parkir liar di wilayah Bogor.

Operasi Pekat II Lodaya 2025 dipastikan akan terus berjalan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat Jawa Barat.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kasus Pembunuhan di Paoman: LBH Ghazanfar Minta Hakim Jadikan HP Terdakwa Bukti Penyidikan Baru untuk Ungkap Aman Yani dkk

Terpopuler

Toni RM Bongkar Fakta Tersembunyi yang Diduga Dihilangkan Penyidik Polisi dalam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terpopuler

Kemensos Bangun Kampung Impian di Indramayu! Bupati Lucky: Ini Berkah Besar untuk Rakyat

Indramayu

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Saya Masih Sah dan Diakui SK Kemenkumham

Terpopuler

Dituding Pelaku Pesugihan hingga Anak Meninggal Disebut Tumbal, Warga Kedokanbunder Laporkan Keponakan ke Polisi

Indramayu

Warga Apresiasi Satpol PP Indramayu Segel Bangunan Tak Kantongi Izin di Krangkeng

Indramayu

Viral! Jalan Rusak Diperbaiki Warga Sukawera Secara Swadaya, Kuwu Justru Menyalahkan

Terpopuler

Biaya Lapor Polisi: Benarkah Harus Bayar? Ini Faktanya!