Home / Terpopuler

Sabtu, 24 Mei 2025 - 12:16 WIB

Achmad Suharya: Jurnalis Digital Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Badai Hoaks

Sekretaris SMSI Perwakilan Indramayu Ahmad Suharya

Sekretaris SMSI Perwakilan Indramayu Ahmad Suharya

Suaradermayu.com – Di tengah gelombang digitalisasi yang melanda dunia jurnalistik, tantangan terhadap integritas dan profesionalisme semakin kompleks. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Indramayu, Achmad Suharya, dalam wawancara eksklusif yang dilakukan di sela-sela kegiatan komunitas media lokal.

Menurut Suharya, menjadi jurnalis di era digital tak cukup hanya memiliki kecakapan teknologi. Hal yang lebih penting, kata dia, adalah keteguhan moral dan komitmen terhadap kebenaran informasi.

> “Di era ini, siapa pun bisa menyebarkan informasi. Tapi jurnalis sejati adalah mereka yang mampu menjadi mercusuar penunjuk arah di tengah badai hoaks dan disinformasi,” ujarnya tegas.

Ia juga menyoroti meningkatnya fenomena konten clickbait, berita viral tanpa verifikasi, serta maraknya akun anonim yang mengaburkan batas antara fakta dan opini. Kondisi ini, menurut Suharya, menjadi ujian nyata bagi kredibilitas media massa.

“Tantangan jurnalis bukan hanya pada kecepatan, tapi pada akurasi. Kita harus berani melawan arus demi menjaga integritas. Jangan tergoda klik, tapi utamakan fakta,” tambahnya.

Meski begitu, Suharya tidak menampik bahwa era digital membuka banyak peluang positif. Dengan dukungan media sosial, data digital, hingga kecerdasan buatan, jurnalis bisa menjangkau audiens lebih luas, memperkuat riset, dan membangun interaksi langsung dengan pembaca.

Namun, ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan literasi digital yang memadai, baik di kalangan jurnalis maupun masyarakat umum.

“Jurnalis harus menjadi garda terdepan literasi digital. Kita bukan hanya penyampai berita, tapi juga pendidik publik. Kekuatan media itu membentuk persepsi, dan itu tanggung jawab yang tidak main-main,” pungkasnya.

Pandangan Achmad Suharya menjadi refleksi penting bagi insan pers saat ini. Di tengah derasnya arus informasi digital, nilai-nilai dasar jurnalistik seperti akurasi, objektivitas, dan keberimbangan justru semakin relevan. Jurnalis bukan hanya peliput peristiwa, melainkan benteng terakhir dalam menjaga akal sehat publik.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

CV. Tiga Utama Diduga Intimidasi Wartawan, Toni RM: Jangan Sok Jagoan!

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Tegas Tolak Uang Koin Ganti Kerusakan Imbas Aksi Demo KOMPI

Terpopuler

Menjelang Lebaran, Dewan Pers : Wartawan Dilarang Minta THR ke Instansi dan Perusahaan

Indramayu

Truk Kontainer Nabrak Trotoar, Kapolres Indramayu Turun Ngatur Lalu Lintas

Terpopuler

Menteri Imigrasi Wacanakan Lapas Tengah Laut di Indramayu, Disebut Lebih Terpencil dari Nusakambangan

Terpopuler

Viral! Video Dirut PDAM Indramayu Berjoget dan Nyawer Biduan

Hukum

KPK OTT di Tulungagung: 16 Orang Diciduk, Bupati Gatut Sunu Terjaring

Terpopuler

Warga Terkejut! Atap Masjid Agung Indramayu Dibongkar, Ternyata Ini Penyebabnya