Home / Terpopuler

Kamis, 25 September 2025 - 20:50 WIB

Petani Indramayu Suarakan Aspirasi Langsung ke Mentan, Amran Beri Solusi Konkret Pupuk dan Irigasi

Petani Indramayu suarakan aspirasi langsung ke Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Petani Indramayu suarakan aspirasi langsung ke Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Suaradermayu.com – Ribuan petani Indramayu akhirnya bisa bernapas lega. Aspirasi yang mereka suarakan langsung didengar dan ditindaklanjuti oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Dalam dialog terbuka tersebut, Amran menegaskan bahwa pemerintah hadir sebagai pelayan rakyat. “Setiap keluhan petani adalah tanggung jawab saya. Maka saya ingin mendengar langsung dari perwakilan petani, karena suara mereka adalah suara Indonesia,” tegasnya.

Masalah Pupuk Subsidi Jadi Sorotan

Isu utama yang disampaikan petani adalah harga pupuk bersubsidi yang melambung tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). Di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, harga pupuk urea dan NPK phonska dilaporkan mencapai lebih dari Rp300 ribu per kuintal.

Baca juga  Tragedi PMI Indramayu di Arab Saudi: Watirih Diduga Tewas Dianiaya, Toni RM Tegaskan Nyawa Dibayar Nyawa

Menanggapi hal itu, Mentan Amran langsung mengambil langkah cepat. Ia menghubungi Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) serta pejabat terkait di Kementan.

“Segera cabut izin distributor atau pengecer yang nakal. Jangan sampai petani kita dipersulit,” tegasnya.

Solusi Irigasi dan Modernisasi Alsintan

Selain pupuk, petani Indramayu dari Kecamatan Kroya juga menyampaikan keluhan sulitnya akses pengairan. Amran segera menginstruksikan tim teknis Kementan bersama Balai Besar Wilayah Sungai Jawa Barat untuk turun langsung. “Mulai besok, tim akan mengecek lapangan dan menyelesaikan masalah irigasi serta perpompaan,” ujarnya.

Baca juga  Dedi Mulyadi Minta Kabupaten dan Kota Evaluasi Tata Ruang, Soroti Alih Fungsi Lahan Pemicu Banjir

Tak hanya itu, Mentan juga menjawab tuntutan petani terkait kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan). Brigade pangan khusus akan dibentuk di Kecamatan Kroya dan alsintan seperti hand tractor segera diturunkan.

Aspirasi Reforma Agraria dan Kelembagaan Petani

Dalam aksi yang melibatkan sekitar 1.200 anggota Serikat Tani Indramayu (STI), terdapat empat tuntutan utama:

1. Penguatan kelembagaan petani melalui revisi regulasi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Baca juga  Ruslandi Sebut Ada Darah di Toko Korban Paoman, LBH Ghazanfar: Kau Lengkapi Tuntutan Mati Priyo

2. Modernisasi alsintan.

3. Peningkatan fasilitas irigasi.

4. Reforma agraria untuk keadilan pengelolaan tanah.

Ketua STI, Damuri, menyampaikan apresiasi atas keseriusan pemerintah.

“Kami tidak hanya didengar, tetapi juga langsung diberi solusi. Pupuk, irigasi, hingga alsintan semua direspons cepat. Terima kasih Pak Mentan, hati kami kini lebih tenang,” ujarnya.

Harapan Swasembada Pangan Lebih Cepat

Mentan Amran menutup dialog dengan optimisme. Menurutnya, jika tidak ada gangguan cuaca ekstrem, Indonesia bisa segera mencapai swasembada pangan. “Semua aspirasi petani akan kami kawal. Pemerintah ada untuk memastikan kesejahteraan mereka,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

Sorotan

Sempat Lebaran di Rumah, Eks Menag Yaqut Kembali Meringkuk di Rutan KPK

Indramayu

Satpol PP Indramayu Lamban Tangani Aduan Warga Soal Bangunan Tak Berizin di Krangkeng

Terpopuler

Prioritas Dana Desa 2025: Fokus Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan

Terpopuler

Pemkab Indramayu Kembali Gelar Operasi Beras Murah di Pasar Sukra

Indramayu

DPRD Indramayu Tak Terima Dituding Masuk Daftar Pengemplang Kredit Macet BPR Karya Remaja

Terpopuler

Dedi Mulyadi Sebut Dudu Subarto Bisa Jadi Tersangka: Palsukan KTP Aman Yani

Terpopuler

Plt. Kasatpol PP Lepas BB +3.800 Botol Miras Ilegal Rp 500 Juta, LBH Ghazanfar: Lucky Hakim diam Membisu

Indramayu

Jaksa Gagal Bawa Ahli dan BAP Forensik di Sidang Paoman 11 Juni, LBH Ghazanfar: Skak Mat