Home / Indramayu

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:35 WIB

Perubahan Perda PBB di Indramayu Dinilai Tidak Naik, Ini Penjelasan Lengkap Bapenda

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Indramayu, Amrullah

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Indramayu, Amrullah

Suaradermayu.com – Opini publik yang saat ini berkembang mengenai Perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Indramayu akhirnya dijawab oleh pemerintah daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Indramayu, Amrullah, menegaskan bahwa perubahan Perda tersebut tidak menaikkan beban pajak PBB, terutama untuk lahan pangan dan ternak.

Baca Juga : Genjot PAD, Bapenda Indramayu Masifkan Sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Sebagaimana diketahui, Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2022. Dalam evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), disebutkan bahwa skema tarif PBB yang semula menggunakan sistem multi tarif harus disederhanakan menjadi single tarif.

Baca juga  Penipuan Berkedok Parkir di Indramayu Terbongkar, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Tarif PBB Disesuaikan, Bukan Dinaikkan

Menurut Amrullah, dalam Perda sebelumnya, tarif PBB dikenakan berdasarkan klasifikasi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), dengan tarif bervariasi dari 0,2% hingga 0,45%. Dalam Perubahan Perda, tarif disederhanakan menjadi satu tarif umum sebesar 0,45%. Namun, khusus untuk lahan pangan dan ternak, tarifnya disesuaikan lebih rendah yakni 0,4%.

“Ini bukan kenaikan, melainkan penyesuaian proporsional agar tetap adil dan tidak memberatkan petani,” ujar Amrullah, Sabtu, 5 Juli 2025.

Baca Juga : RPJMD Indramayu 2025–2029 Disepakati, Ini Janji dan Fokus Pembangunan Lucky Hakim

Simulasi: Tidak Ada Kenaikan PBB

Amrullah menjelaskan bahwa dalam skema baru, rumus perhitungan PBB turut mengalami perubahan. Jika sebelumnya menggunakan rumus:
NJOP x NJKP (100%) x 0,1%,
maka kini menjadi:
NJOP x NJKP Baru (25%) x 0,4%.

Baca juga  KOMPI Sebut Dibohongi Bupati Lucky Hakim: Ngaku ke Subang Ternyata Ada di Pendopo

Contoh Simulasi:

Luas lahan: 483 m²

Nilai NJOP per m²: Rp27.000

Total NJOP: Rp13.041.000

Perda Lama (2024):
Rp13.041.000 x 100% x 0,1% = Rp13.041

Perda Baru (2025):
Rp13.041.000 x 25% x 0,4% = Rp13.041

“Hasilnya tetap sama, tidak ada perubahan nominal pajak yang dibayar,” tegasnya.

Penyesuaian Demi Keadilan Pajak

Lebih lanjut, Bapenda menilai bahwa perubahan ini justru memberikan kejelasan dan keadilan dalam pengenaan pajak daerah. Selain itu, penyesuaian ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan interpretasi di kalangan masyarakat.

Baca juga  Air Keruh dan Tak Mengalir, Bupati Lucky Hakim Sampaikan Permohonan Maaf ke Pelanggan PDAM Indramayu

“Ini penting disampaikan kepada publik agar tidak terjadi misinformasi. Perda ini bukan menaikkan tarif, tetapi menyelaraskan sistem tarif agar lebih sederhana, adil, dan transparan,” tambah Amrullah.

Lahan yang Berubah Fungsi Akan Dihitung Ulang

Namun, Amrullah mengingatkan bahwa perubahan tarif ini hanya berlaku jika status lahan tetap sebagai lahan pangan dan ternak. Jika lahan telah berubah fungsi, misalnya menjadi kawasan industri atau perumahan, maka tarif dan perhitungan PBB tentu akan menyesuaikan sesuai ketentuan.

“Maka perlu diluruskan bahwa dalam perubahan Perda PBB P2, untuk lahan produksi pangan dan ternak, tidak ada kenaikan. Kecuali memang lahannya sudah berubah fungsi,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Demi Temui Warga, Lucky Hakim Rela Terobos Banjir

Indramayu

Dirut CV Karya Abadi Sejahtera Buka Suara Soal Dugaan Komisaris Gelapkan Dana Rp1,5 Miliar

Indramayu

Razia Satpol PP Indramayu Bongkar Fakta Miris: Siswa SMP Tak Bisa Baca, Siswa SMA Tak Bisa Hitung Perkalian Dasar

Indramayu

PDIP Indramayu Bongkar Hengkangnya Nina Agustina: Tercium Sejak Kalah Pilkada 2024

Indramayu

Modus Warung Kopi, Wanita Cantik di Indramayu Diciduk Polisi Diduga Jadi Pengedar Pil Koplo

Indramayu

Polisi Jerat Alvian Sinaga Pasal Pembunuhan Berencana, Toni RM : Apresiasi Kapolres Indramayu dan Jajarannya

Indramayu

Polisi Selidiki Jebakan Tikus yang Memakan Korban Jiwa di Indramayu

Indramayu

Toni RM Apresiasi Majelis Hakim Tolak Eksepsi Eks Polisi Alvian Sinaga