Home / Terpopuler / Indramayu

Selasa, 7 April 2026 - 05:22 WIB

Bupati Lucky Hakim Akhirnya Buka Suara Soal Tak Temui Aksi Demo KOMPI

Suaradermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan penjelasan terkait ketidakhadirannya saat aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI).

Ia menegaskan, absennya dirinya di tengah massa aksi bukan karena menghindari tuntutan warga, melainkan karena sedang menjalankan tugas resmi yang tidak bisa ditinggalkan.

Pada saat bersamaan, Lucky tengah menerima kunjungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka agenda pemeriksaan terkait keuangan daerah.

“Waktu itu saya sedang bersama BPK. Itu agenda penting dan tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Menurut Lucky, pertemuan tersebut berkaitan langsung dengan aspek pengelolaan keuangan pemerintah daerah, sehingga kehadirannya sangat krusial dan tidak dapat diwakilkan.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada permintaan resmi dari pihak KOMPI untuk bertemu secara langsung dengan dirinya sebelum aksi berlangsung.

Lucky menyebut, pihaknya hanya menerima surat pemberitahuan aksi, bukan pengajuan audiensi atau permohonan dialog dengan kepala daerah.

“Saya sudah konfirmasi, apakah ada permohonan untuk bertemu, baik lewat surat atau pesan pribadi. Ternyata tidak ada,” katanya.

Meski tidak turun langsung menemui massa, Lucky memastikan pemerintah daerah tetap hadir melalui perwakilan. Ia menyebut, jajaran Pemkab Indramayu telah menemui para demonstran dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

Ia juga menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang dilindungi undang-undang. Namun demikian, ia mengingatkan agar aksi tetap berlangsung secara tertib dan tidak berujung pada tindakan yang merugikan kepentingan umum.

Sebelumnya, aksi yang digelar KOMPI diketahui sempat memanas hingga berujung kericuhan. Sejumlah fasilitas publik, seperti Alun-alun Indramayu dan Tugu 0 Kilometer, dilaporkan mengalami kerusakan.

Menanggapi hal tersebut, Lucky menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok petambak yang menolak proyek strategis nasional (PSN) revitalisasi tambak Pantura.

Ia memastikan, Pemkab Indramayu siap menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah pusat agar aspirasi yang ada dapat tersampaikan secara langsung dan proporsional.

“Silakan kalau ingin menyampaikan aspirasi, kami siap memfasilitasi, bahkan mendampingi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Lucky mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog serta menjaga situasi tetap kondusif.
Menurutnya, setiap persoalan dapat diselesaikan selama ditempuh melalui jalur komunikasi yang baik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Yang penting kita duduk bersama, cari solusi tanpa emosi. Semua pasti ada jalan keluarnya,” katanya. (Waryadi)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Polsek Kedokan Bunder Sosialisasikan Larangan Perjudian Lewat Spanduk

Daerah

Lapor Polisi Nakal Lewat QR Code, Polda Jabar Jamin Aman dan Cepat

Indramayu

Dr. Khalimi Balas Ruslandi, SH : Jangan Anggap Remeh Dugaan Pelanggaran Moral Oknum DPRD Indramayu!

Indramayu

Kios Pupuk di Balongan Terancam Dicabut Izinnya, Diduga Jual di Atas HET: Kementan dan Pupuk Indonesia Bergerak Cepat

Indramayu

Marak Duplikasi Akun FB untuk Meminta Uang, Plt. Kepala BKPSDM Indramayu Jadi Korban

Indramayu

Ungkap Penyebab Kebakaran dan Kematian Putri Apriyani, Polres Indramayu Bentuk Tim Khusus

Indramayu

SMSI INDRAMAYU Sukses Gelar UKW Perdana, Tonggak Baru Profesionalisme Wartawan Daerah

Teknologi

Polindra dan Hakli Kerjasama Pamsa dan Optimalisasi Water Quality Control Digital