Home / Edukasi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 23:27 WIB

Sugi Purnamawati, Korban TPPO Asal Indramayu, Alami Teror Usai Kabur dari China

Sugi Purnamawati (32), warga Kecamatan Cikedung, Indramayu menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di China

Sugi Purnamawati (32), warga Kecamatan Cikedung, Indramayu menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di China

Suaradermayu.com – Sugi Purnamawati (32), warga Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, yang berhasil melarikan diri dari China setelah menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus pengantin pesanan, kini mengalami teror dan ancaman dari pihak perekrut.

Sugi mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman melalui pesan yang dikirimkan oleh oknum perekrutnya. “Katanya, ‘Kamu di mana? Kalau kamu gak pulang ke rumah suamimu sekarang, saya akan panggil polisi untuk menangkap kedua orang tuamu’,” ujarnya menirukan isi ancaman yang diterimanya pada Jumat (21/2/2025).

Baca juga  Korban Berjatuhan di Jalan Rusak Sindang Indramayu, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes ke Pemerintah

Menanggapi hal ini, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Akhmad Jaenuri, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. SBMI telah mendampingi korban untuk melaporkan kasus ini ke Polres Indramayu guna menempuh jalur hukum.

Baca juga  Gangster Merajalela, Polisi Indramayu Amankan 10 Orang

Selain itu, SBMI juga berencana melaporkan kasus ini ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna memastikan perlindungan bagi Sugi serta menuntut restitusi atas kerugian yang telah dialaminya.

“Kami akan memastikan korban mendapatkan perlindungan dan hak-haknya. Laporan ini juga bertujuan agar korban bisa memperoleh kompensasi atas kerugian yang telah ia alami,” kata Akhmad Jaenuri.

Kasus yang menimpa Sugi Purnamawati menjadi salah satu bukti bahwa korban TPPO masih menghadapi ancaman bahkan setelah berhasil melarikan diri. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan perlindungan maksimal bagi para korban serta mengambil langkah hukum tegas terhadap pelaku perdagangan manusia.

Baca juga  Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Buka Akses Kerja Digital bagi Warga Indramayu

Dengan adanya laporan ke pihak berwenang, diharapkan kasus ini dapat segera ditindaklanjuti agar korban mendapatkan keadilan dan perlindungan yang layak.

Share :

Baca Juga

Edukasi

Pria di Indramayu Ketahuan Mencuri Tabung Gas, Motor Dibakar Warga

Edukasi

Cuma Modal HP dan Ide Kreatif, Warga Indramayu Ini Raup Jutaan dari Facebook Tiap Bulan

Edukasi

Toni RM Tegaskan Penarikan Kendaraan Kredit oleh Debt Collector Tak Boleh Sembarangan

Edukasi

Polisi Tangkap Dua Remaja Geng Motor di Indramayu, Bawa Senjata Tajam

Edukasi

Kakek 62 Tahun Jadi Muncikari Prostitusi di Indramayu

Edukasi

Jadi Bandar Arisan Bodong, Suami-Istri di Indramayu Ditangkap Polisi

Edukasi

Ayah di Indramayu Tega Cabuli Anak Kandung Usia 2 Tahun, Toni RM: Bejat

Edukasi

Skandal BPR Karya Remaja Indramayu, Siapa Calon Tersangka Baru?