Suaradermayu.com – Suasana sore di jalur rel kereta api wilayah Cikedung, Kabupaten Indramayu, mendadak berubah mencekam. Seorang perempuan muda berusia 24 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) 58F Purwojaya yang melintas di petak jalan Terisi–Telagasari, Rabu (14/1/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Km 165+9 Blok Tarikolot, Desa Cikedung Lor. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras dengan rangkaian kereta.
Baca Juga : Pria Tewas Tertemper Kereta di Perlintasan Cilegeh Indramayu, Diduga Bunuh Diri
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Cikedung IPTU Anang Purwanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban diduga berada di sekitar jalur rel saat KA Purwojaya melintas.
“Korban meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertemper kereta api,” kata IPTU Anang Purwanto, Rabu (14/1/2026) malam.
Korban diketahui bernama Wiskiyana Diati Amaliyah (24), warga Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Kabar duka ini dengan cepat menyebar dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga serta warga sekitar.
Baca Juga : Naas, Remaja Asyik Ngonten Video Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepeda motor milik korban dalam kondisi masih utuh di sekitar lokasi kejadian, berjarak sekitar 10 meter dari titik korban ditemukan. Temuan ini menjadi salah satu fakta penting yang dicatat petugas saat melakukan penyelidikan awal.
Keterangan saksi, termasuk suami korban, menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat berada di rumah pada siang hari sebelum kejadian. Tidak lama berselang, keluarga menerima kabar bahwa korban tertemper kereta api dan segera menuju lokasi.
Petugas kepolisian bersama unsur terkait langsung melakukan pengamanan jalur dan penanganan di lokasi kejadian. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi.
Baca Juga : Tragis! Seorang Petani di Indramayu Tewas Tertabrak Kereta Api
Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Kapolsek Cikedung kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta api. Menurutnya, jalur kereta merupakan area berbahaya karena kecepatan kereta dan jarak pengereman yang sangat terbatas. (Mashadi)


























