Suaradermayu.com – Seorang pria tanpa identitas tewas setelah tertemper kereta api relasi Jakarta–Cirebon di perlintasan sebidang Cilegeh, Desa Temiyang, Kecamatan Kroya, pada Rabu (12/3/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban ditemukan mengenakan celana jeans dan kaos coklat keabu-abuan. Hingga saat ini, identitasnya masih belum diketahui, begitu pula alasan keberadaannya di jalur kereta saat kejadian berlangsung.
Menurut saksi mata, Rudi, kejadian tersebut terjadi sangat cepat. Ia menduga korban sengaja menabrakkan diri ke kereta api, karena ditemukan sepeda korban tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Tiba-tiba saja korban sudah tertemper dan terpental sejauh sekitar 30 meter, seperti sengaja menabrakkan diri,” ujarnya.
Petugas dari Polsek Kroya segera mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari informasi mengenai identitas korban,” kata seorang petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib. Polisi juga masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kejadian ini, termasuk kemungkinan adanya faktor lain selain dugaan bunuh diri.


























