Home / Indramayu / Politik

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:39 WIB

Kuwu Terpilih Khaerul Anam Ajak Warga Singajaya Bersatu Usai Pilwu: Tinggalkan Sekat, Satukan Langkah Membangun Desa

Kuwu terpilih Desa Singajaya Khaerul Anam (berkacamata) dan Abdul Syukur

Kuwu terpilih Desa Singajaya Khaerul Anam (berkacamata) dan Abdul Syukur

Suaradermayu.com – Kuwu terpilih Desa Singajaya , Khaerul Anam, menegaskan bahwa persatuan masyarakat adalah kunci utama dalam memajukan desa. Ia menilai fase Pilwu yang penuh dinamika sudah selesai, dan kini saatnya seluruh warga kembali menyatu tanpa memandang perbedaan pilihan.

Anam mengajak seluruh masyarakat Desa Singajaya untuk kembali merajut kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan menghidupkan kembali nilai gotong royong yang menjadi identitas Desa Singajaya.

“Perbedaan pilihan itu bagian dari demokrasi. Tetapi setelah Pilwu selesai, kita semua bersaudara. Mari kita satukan langkah, saling menghargai, dan menjaga kedamaian desa. Singajaya akan maju bila warganya rukun dan kompak,” ujarnya kepada Suaradermayu.com.

Baca juga  Tabrakan Beruntun Libatkan Truk Alat Berat di Widasari, 3 Orang Terluka!

Ia juga memberi pesan khusus kepada para pendukungnya agar tidak berlebihan dalam menyikapi kemenangan. Anam meminta pendukungnya menjadi contoh keteladanan dalam membangun hubungan baik dengan seluruh warga.

“Kepada pendukung saya, jadilah pelopor persatuan. Jangan ada yang merasa menang sendiri. Rangkul kembali saudara-saudara yang kemarin berbeda pilihan. Demokrasi sudah selesai, sekarang tugas kita adalah menjaga dan membangun desa bersama,” tegasnya.

Anam menuturkan bahwa pemerintah desa yang akan ia pimpin nantinya bersifat inklusif. Semua masyarakat, tanpa terkecuali, akan dilibatkan dalam pembangunan.

“Saya pemimpin untuk seluruh warga, bukan hanya untuk pendukung saya. Semua akan saya layani dengan adil, karena Singajaya milik kita bersama,” ujarnya.

Baca juga  Bentrokan Pendukung Calon Kuwu di Sudimampir Memanas, Polisi-TNI Sigap Redam Kericuhan

Pendukung Anam: Tidak Ada Lagi Sekat, Satukan Hati untuk Membangun Desa

Salah satu tokoh masyarakat sekaligus pendukung kuat Anam, Abdul Syukur, juga menyampaikan seruan senada. Ia mengajak seluruh pendukung Anam untuk tidak menciptakan jarak dengan warga lainnya dan justru menjadi motor penggerak persatuan.

“Saya mengajak semua pendukung Pak Anam untuk tetap rendah hati dan menjadi contoh menjaga kerukunan. Jangan sampai ada sekat-sekat antarkelompok. Kita semua kembali menjadi satu, yaitu warga Singajaya,” ujar Syukur.

Baca juga  LBH Ghazanfar: Pernyataan Ketua BPD Singajaya Khotibul Umam Sesat dan Menyesatkan

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi kubu atau kelompok setelah Pilwu. Semua hubungan sosial harus kembali normal, bahkan lebih baik dari sebelumnya.

“Berbeda pilihan kemarin itu wajar, tapi hari ini kita bersaudara kembali. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada hanya masyarakat Singajaya yang harus kompak membangun desanya,” katanya.

Syukur juga mengajak pendukung Anam untuk membuka kembali pintu silaturahmi secara luas, mendatangi tetangga, dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang selama masa Pilwu.

“Mari kita sambung kembali tali persaudaraan. Kalau kita rukun, insya Allah pembangunan desa akan berjalan lancar dan membawa manfaat untuk semua,” tegasnya. (Pahmi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Kembali Bongkar Tambang Tanah Ilegal di Indramayu – Alat Berat & Dokumen Palsu Disita

Indramayu

Usai Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Diberhentikan Bupati Indramayu

Terpopuler

LBH Ghazanfar: Jeratan Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah dan Transportasi DPRD Rp 18 Miliar, Bisa Merambat ke Kepala BKAD dan Kabag Hukum Setda Indramayu

Indramayu

Bupati Lucky Hakim : Optimalkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 untuk Kelancaran Mudik di Indramayu

Indramayu

Tabrakan Maut di Tol Cipali KM 136, 3 Tewas dan 15 Luka-Luka

Indramayu

Remaja Palembang Tersesat di Indramayu, Polisi Satukan Kembali dengan Keluarga

Indramayu

Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Pesisir Indramayu, Bantuan Tak Kunjung Datang

Kriminalitas

Skandal BBM Subsidi di Indramayu Terungkap, Perempuan Akali Barcode dan Jual Pertalite Rp12 Ribu