Home / Indramayu / Peristiwa

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:57 WIB

Warga Balongan Kawal Ketat Janji PT Pertamina: Susu Gratis Aktif Lagi November, Enam Tuntutan Harus Direalisasikan

Forum Masyarakat Balongan Bersatu melakukan unjuk rasa kantor PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (23/9/2025)

Forum Masyarakat Balongan Bersatu melakukan unjuk rasa kantor PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (23/9/2025)

Suaradermayu.com –  Masyarakat Balongan kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal realisasi janji-janji sosial dari PT Pertamina (Persero). Setelah melalui aksi unjuk rasa dan  sejumlah pertemuan dan dialog, warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Balongan Bersatu (FKMBB) memastikan bahwa program pembagian susu gratis bagi masyarakat Balongan akan aktif kembali mulai November 2025.

Ketua Forum Komunikasi Balongan Bersatu, Akso Surya Darmawangsa, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang sebelumnya sempat berjalan selama 15 tahun dalam status “semi legal”, namun kini telah dilegalkan secara permanen.

“Pertamina akan mengeluarkan susu gratis buat masyarakat Balongan bulan November, jeuh lurr. Langsung satu tahun dicairkan! Dulu semi legal, sekarang sudah dilegalkan sampai selamanya,” tegas Akso Surya Darmawangsa, Senin (20/10/2025).

Akso menegaskan, masyarakat akan terus mengawal janji tersebut dan tidak segan mengambil langkah tegas jika Pertamina tidak menepati komitmennya.

“Agenda pertama tentang susu gratis tinggal tunggu bulan November. Kalau berkhianat, kita grudug lagi!” ujarnya.

Baca juga  Membongkar Visi Misi Lucky-Syaefudin dengan Tagline ‘REANG’

Aksi Demonstrasi Warga Balongan Sebulan Sebelumnya

Sebulan sebelum janji tersebut disampaikan, ratusan warga Desa Balongan telah lebih dulu menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (23/9/2025) siang.

Aksi yang berlangsung sempat ricuh itu diikuti oleh warga dari berbagai blok dan dusun di Desa Balongan, dan jumlah peserta terus bertambah seiring berjalannya waktu. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar Pertamina tidak mengabaikan kesejahteraan warga di sekitar kilang minyak.

Enam Tuntutan Warga Balongan kepada Pertamina

1. Program Susu Gratis Berkelanjutan

Warga menuntut agar pembagian susu gratis tidak hanya sementara, melainkan dilanjutkan terus menerus hingga Pertamina bangkrut. Program ini dianggap bentuk kompensasi sosial atas dampak langsung dari aktivitas kilang terhadap masyarakat sekitar.

2. Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK)

Warga meminta Pertamina membangun BLK modern di Balongan, seperti yang dimiliki wilayah PT Pertamina EP Cepu, Jawa Tengah. Tujuannya agar generasi muda Balongan bisa mendapatkan pelatihan dan akses kerja yang layak di sektor energi maupun industri lainnya.

Baca juga  Gangster Merajalela, Polisi Indramayu Amankan 10 Orang

3. Program Beasiswa Satu KK Satu Sarjana

Warga menuntut adanya beasiswa pendidikan berkala dari Pertamina, dengan target minimal satu sarjana dari setiap kepala keluarga (KK) di Desa Balongan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing sumber daya manusia lokal.

4. Pembangunan Breakwater di Pantai Balongan

Abrasi pantai sepanjang 3,5 kilometer di wilayah Balongan dinilai semakin parah akibat aktivitas dan perluasan proyek Pertamina. Masyarakat mendesak agar Pertamina membangun kembali breakwater (pemecah ombak) seperti sebelumnya, guna menahan laju abrasi yang mengancam pemukiman dan lahan warga.

5. Pengembangan Ekonomi Mikro dan Makro

Pertamina diminta untuk membangun sistem ekonomi produktif bagi masyarakat Balongan, terutama bagi warga yang tidak bekerja di proyek. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui dukungan usaha kecil, koperasi, dan pelatihan kewirausahaan.

Baca juga  Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Kembali Berjualan, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

Akso Surya Darmawangsa menyebut, tawaran Pertamina berupa pembangunan gedung serbaguna dan posyandu tidak sejalan dengan kebutuhan warga.

“Posyandu itu program pemerintah, bukan dari Pertamina. Yang kami butuh adalah penguatan ekonomi dan keberpihakan nyata,” tegasnya.

6. Akses Pengobatan Gratis bagi Warga Terdampak

Warga juga menuntut akses layanan kesehatan gratis di RS Bumi Patra dan RS Pertamina, karena menilai aktivitas kilang telah menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

“Warga Balongan terdampak dari limbah Pertamina, dan banyak yang mengalami gangguan kesehatan. Ini harus ditangani serius,” kata Akso Surya Darmawangsa.

Akso Surya Darmawangsa menilai, sejak awal beroperasi pada tahun 1970-an hingga kini, Pertamina belum sepenuhnya menunjukkan keseriusan dalam menangani permasalahan sosial dan lingkungan di Balongan.

“Sudah puluhan tahun Pertamina berdiri di Balongan, tapi kondisi sosial masyarakat belum berubah signifikan. Kami ingin keadilan dan tanggung jawab nyata,” ujarnya menegaskan.

Forum Komunikasi Balongan Bersatu berkomitmen akan terus mengawal seluruh proses hingga keenam tuntutan masyarakat terealisasi sepenuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan masyarakat Balongan tersebut. (Pahmi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polres Indramayu Buka Layanan Pengaduan Premanisme, Laporkan ke Nomor Ini!

Indramayu

Remaja di Indramayu Hanyut Terseret Arus Sungai Cipanas

Indramayu

Polisi Grebek Saung Bambu di Tukdana, Sabu 37 Gram Disembunyikan dalam Kotak Margarin

Indramayu

Pemkab Indramayu Bangun 31 Demplot Pertanian di Setiap Kecamatan

Indramayu

Dishub Indramayu Hidupkan Car Free Day: Sehat Dapat, Ekonomi Jalan, Silaturahmi Erat

Indramayu

Satpol PP Indramayu Lamban Tangani Aduan Warga Soal Bangunan Tak Berizin di Krangkeng

Edukasi

Skandal BPR Karya Remaja Indramayu, Siapa Calon Tersangka Baru?

Hukum

Usai Toni RM Turun Tangan, Pengaduan 10 Bulan Mandek di Polres Indramayu Akhirnya Jadi LP