Home / Terpopuler

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:54 WIB

Kapolri Tegas: Tak Ada Tempat untuk Premanisme, Masyarakat Harus Aman Siang dan Malam

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Suaradermayu.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk aksi premanisme di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam keterangannya di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2025), Jenderal Sigit menekankan bahwa masyarakat berhak merasa aman beraktivitas tanpa gangguan, baik di siang maupun malam hari.

Baca Juga : Haji Suwarjo Desak Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Tindak Tegas Premanisme di Indramayu

“Kami tidak ingin premanisme membuat masyarakat resah. Aktivitas masyarakat harus bisa berjalan aman, tidak hanya siang hari tetapi juga malam,” ujar Kapolri kepada awak media.

Baca juga  Dugaan Penyiksaan dan Rekayasa Kasus Paoman Menguat, DPR RI Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

Komitmen Polri tersebut juga diperkuat dengan operasi besar-besaran bertajuk Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang telah berlangsung sejak 1 Mei 2025 di seluruh Indonesia. Operasi ini menyasar aksi-aksi premanisme dan tindak kriminal yang kerap mengganggu ketertiban umum.

Menurut Jenderal Sigit, masing-masing kementerian dan lembaga memang telah memiliki langkah antisipatif terhadap gangguan premanisme, namun bila ditemukan unsur kriminal dalam pelaksanaannya, Polri tidak akan tinggal diam.

Baca juga  Bupati Indramayu Lucky Hakim Resmi Lantik 4 Direksi Baru PT Bumi Wiralodra, Siap Bawa Gebrakan Baru!

“Jika ada hal-hal yang mengarah pada kriminalitas dan meresahkan masyarakat, maka Polri harus segera turun tangan melakukan penertiban dan penegakan hukum,” tegasnya.

Baca Juga : Guncang Dunia Ormas! Prabowo Bentuk Satgas Khusus Basmi Premanisme Pengganggu Investasi

Kapolri juga menegaskan bahwa penanganan aksi premanisme menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Polri berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi para pelaku yang mencoba mengganggu ketenangan masyarakat.

Baca juga  Berapa Hukuman Penjara Pelaku Perdagangan Orang atau Manusia?

Dalam pelaksanaan Operasi Pekat, jajaran kepolisian telah mengungkap berbagai kasus dan menangkap sejumlah pelaku premanisme yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga : Polri Bakal Tindak Tegas Preman Berkedok Ormas

Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Masyarakat berharap tindakan berani Polri ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan memberikan rasa aman yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Toni RM Bongkar Perbedaan Kapolres Indramayu vs Cirebon Kota Soal Transparansi Pemecatan Polisi

Terpopuler

KPK Beberkan Fakta Kelam: Uang Politik Jadi Pintu Masuk Korupsi di Pemerintahan Daerah

Terpopuler

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Janji Bangun Jalan Cikedung-Cikamurang dan Sekolah di Karangampel

Terpopuler

RMI-NU Indramayu Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Terpopuler

Dedi Mulyadi Geram, Uang Kompensasi Sopir Angkot Dipotong Rp 200 Ribu oleh Oknum Petugas

Terpopuler

Lisa Mariana Klaim Punya Anak dari Ridwan Kamil, Siap Tes DNA

Terpopuler

Indramayu Berzakat, Yayasan Griya Aswaja Salurkan Zakat Mall untuk Kaum Dhuafa

Terpopuler

Polsek Kedokan Bunder Sosialisasikan Larangan Perjudian Lewat Spanduk