Home / Indramayu / Politik

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:24 WIB

Janji Tinggal Janji? Setahun Kepemimpinan Lucky–Syaefudin Disorot, Realisasi Dinilai Jauh dari Harapan

Suaradermayu.com — Memasuki lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Syaefudin menghadapi sorotan tajam publik.

Suaradermayucom merangkum sebanyak 17 janji kampanye yang mereka gaungkan saat Pilbup 2024 kini berbalik menjadi bahan evaluasi keras, karena dinilai belum menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat.

Janji memastikan sawah tidak lagi kekeringan, gagal panen (puso), serta kemudahan pupuk bagi petani dinilai masih sebatas retorika. Di sejumlah wilayah, persoalan irigasi belum tertangani serius, distribusi pupuk tetap bermasalah, dan puso masih terjadi.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani yang menjadi tulang punggung ekonomi Indramayu.

Di sektor kelautan, normalisasi muara sungai yang dijanjikan untuk mempermudah nelayan melaut juga belum merata. Pendangkalan di sejumlah titik masih menghambat aktivitas nelayan, memaksa mereka menunggu pasang tinggi. Janji mempermudah nelayan melaut kini dinilai sekadar slogan yang belum menyentuh akar persoalan di lapangan.

Baca juga  Sidang Kasus Paoman Memanas, JPU Bongkar CCTV dan Palu Godam yang Diduga Dipakai Habisi Korban

Komitmen perbaikan jalan cepat dan bebas sampah menumpuk belum terlihat konsisten. Jalan rusak di wilayah pedesaan masih menjadi keluhan rutin warga, sementara persoalan sampah tetap muncul tanpa penanganan cepat.

Kondisi ini memperlihatkan jurang antara janji kampanye dan realitas yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Target menghapus anak putus sekolah dan meningkatkan layanan kesehatan juga dinilai belum tercapai secara merata. Program bantuan memang ada, namun implementasinya dianggap belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kesenjangan layanan pendidikan dan kesehatan masih terasa, terutama di wilayah pinggiran.

Baca juga  Cara Mengetahui WiFi Dipakai Orang Lain Tanpa Izin, Lengkap dengan Tips Keamanannya

Janji reformasi birokrasi turut menjadi sorotan. Komitmen mengakhiri rangkap jabatan, mempercepat pengisian jabatan definitif, serta mensterilkan ASN dari kepentingan politik dinilai belum terbukti.

Jabatan pelaksana tugas (plt) masih berlarut-larut di sejumlah posisi strategis, memunculkan kesan bahwa perubahan tata kelola pemerintahan berjalan lambat.

Ambisi mengangkat Indramayu dari predikat daerah termiskin di Jawa Barat juga belum menunjukkan hasil nyata. Indikator kesejahteraan dinilai belum mengalami lonjakan berarti, sementara lapangan kerja baru yang dijanjikan belum terasa luas. Harapan akan perubahan ekonomi justru berubah menjadi kekecewaan di tengah masyarakat.

Selain 17 janji kampanye, pasangan ini juga meluncurkan 14 Program Percepatan sebagai fondasi visi “Indramayu Reang” yang mencakup sektor keagamaan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur, hingga digitalisasi layanan publik.

Baca juga  Jaksa Azam Akhmad Akhsya Terlibat Korupsi Rp 11,5 Miliar, Terancam Dipecat

Sejumlah program seremonial seperti kegiatan keagamaan dan gerakan sosial terlihat berjalan, namun masyarakat lebih menyoroti program yang berdampak langsung terhadap ekonomi dan kesejahteraan.

Program seperti Petani Sejahtera, Pasar Rakyat Indramayu, Jalan Mulus dan Aman, Perizinan Mudah Cepat Terpadu, serta peningkatan kesempatan kerja dinilai belum memberikan manfaat luas yang dapat dirasakan masyarakat.

Kritik terhadap kepemimpinan Lucky–Syaefudin bukan semata soal lambatnya pembangunan, tetapi menyangkut kredibilitas janji politik.

Bagi warga, janji kampanye adalah kontrak moral, bukan sekadar narasi untuk memenangkan kekuasaan. Jika dalam sisa masa jabatan tidak ada percepatan dan terobosan nyata, bukan tidak mungkin kepercayaan publik akan terus merosot.

Setahun pertama seharusnya menjadi fondasi perubahan, bukan justru mempertegas kesan bahwa janji tinggal janji. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Lamban Tangani Banjir, Puluhan Warga Geruduk Dinas PUPR Indramayu

Indramayu

Nelayan Indramayu Kini Punya “Payung Laut”: Pemkab Tanggung Asuransi Ribuan Warga Pesisir

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Apresiasi ASN Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan: Dukung Program Indramayu Mengaji

Indramayu

Keramatnya Kiai Mustofa, Sang Ketua PCNU Indramayu Bisa Hentikan Hujan

Indramayu

Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Paoman Indramayu Sudah Ditangkap

Indramayu

Polres Indramayu Bedah Rumah Derita Carwadi Jadi Rumah Layak Huni

Indramayu

Pilwu Singaraja 2025: Habibi Ariyanto Siap Bangkitkan UMKM dan Wisata Pantai Langgen

Indramayu

Nelayan Hilang di Perairan Limbangan, Tim SAR Intensifkan Pencarian