Home / Indramayu / Ekonomi

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:28 WIB

Indramayu Melesat! Investasi Triwulan I Tembus Rp362 Miliar, Apa Rahasia Kepemimpinan Lucky Hakim-Syaefudin?

Bupati Indramayu Lucky Hakim kunjungi Pabrik Sepatu di Krangkeng

Bupati Indramayu Lucky Hakim kunjungi Pabrik Sepatu di Krangkeng

Suaradermayu.com – Awal tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Indramayu. Dalam waktu hanya tiga bulan, nilai investasi yang masuk ke “Kota Mangga” ini mencetak rekor baru, yakni menembus angka Rp362 miliar. Pertanyaannya, apa yang membuat para investor begitu percaya diri menanamkan modalnya di Indramayu?

Baca Juga : Bupati Lucky Optimis Indramayu Jadi Tujuan Utama Investasi di Kawasan Rebana

Dipimpin oleh Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, Indramayu tampil dengan wajah baru yang ramah investasi. Pemerintah daerah tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi regulasi, pelayanan cepat, serta iklim usaha yang kondusif. Hasilnya? Investasi yang masuk melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp224 miliar.

Tak hanya nilai uangnya yang mengejutkan, tapi juga dampak ekonominya. Sebanyak 693 warga Indramayu kini mendapatkan pekerjaan baru dari proyek-proyek investasi yang tersebar di berbagai kecamatan.

Baca juga  Bupati Indramayu Sampaikan Aspirasi KOMPI ke Pemerintah Pusat Soal Penolakan Revitalisasi Tambak

Investor Lokal Dominan, Warga Ikut Sejahtera

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Indramayu menunjukkan, dari total Rp362 miliar lebih investasi, Rp331 miliar berasal dari dalam negeri (PMDN). Sementara itu, investor asing (PMA) menyumbang sekitar Rp30 miliar.

“Ini bukti bahwa pelaku usaha dalam negeri pun sangat percaya terhadap stabilitas ekonomi dan regulasi di Indramayu,” kata Kepala DPMPTSP, RM. Wahyu Adhwijaya, Kamis (24/7/2025).

Juntinyuat Jadi Primadona, Widasari Serap Tenaga Kerja Terbanyak

Jika dibedah lebih dalam, Kecamatan Juntinyuat menduduki peringkat pertama sebagai magnet investasi, dengan nilai lebih dari Rp179 miliar. Disusul oleh Kecamatan Indramayu (Rp52 miliar) dan Terisi (Rp38 miliar).

Namun, untuk penyerapan tenaga kerja, Kecamatan Widasari tampil sebagai juara dengan menciptakan 297 lapangan kerja baru. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat, tapi mulai menjangkau daerah-daerah pinggiran.

Baca juga  17 Desa di Indramayu Masuki Seleksi Ketat Pilwu 2025, 122 Bakal Calon Berebut Kursi Kuwu

Industri Kimia Meroket, Sektor Jasa Jadi Jawara Serapan Tenaga Kerja

Secara sektoral, industri kimia dan farmasi menjadi primadona dengan total investasi Rp179 miliar, mengalahkan sektor pertambangan dan jasa. Menariknya, justru sektor jasa yang paling banyak menyerap tenaga kerja, yakni 317 orang, disusul sektor perdagangan (123) dan industri makanan (95).

Baca Juga : Baru Dilantik, Lucky Hakim Langsung Cabut Peraturan Bupati yang Menghambat Investasi

“Indramayu semakin nyaman dan menjanjikan bagi investor. Ini bukan sekadar angka, tapi sinyal nyata bahwa masyarakat juga ikut merasakan dampak positifnya,” lanjut Wahyu.

Komitmen Bupati: Investasi Harus Berdampak

Bupati Lucky Hakim dan Wabup Syaefudin diketahui cukup agresif dalam mempromosikan Indramayu sebagai wilayah yang pro investasi. Namun, keduanya juga menegaskan bahwa investasi harus berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja, pengurangan pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Baca juga  Geger! Enam Pelajar Mabuk Miras di Warung Karanganyar, Polisi Temukan dalam Kondisi Lemas

“Kami tidak ingin investasi hanya menjadi angka di atas kertas. Harus ada efek dominonya bagi masyarakat,” ujar Lucky saat menghadiri forum investasi beberapa waktu lalu.

Langkah ke Depan: Satu Pintu, Banyak Kemudahan

Pemkab Indramayu kini tengah menyusun langkah strategis jangka panjang, salah satunya dengan memperkuat sistem perizinan online dan terintegrasi. Targetnya adalah menciptakan birokrasi yang efisien, cepat, dan transparan, sehingga tak ada hambatan berarti bagi pelaku usaha.

Baca Juga : Bupati Lucky Hakim Gandeng Kapolres dan Kapolda Demi Amankan Investasi di Indramayu

Dengan tren positif yang terus berlanjut, bukan mustahil jika Indramayu akan menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Apakah Anda siap menjadi bagian dari transformasi ini?

Share :

Baca Juga

Indramayu

Trah Wiralodra Minta Kejelasan Soal Pusaka Leluhur, DPRD Indramayu Akan Tindaklanjuti

Indramayu

LBH DELTA 19 Siap Turun Bantu Masyarakat yang Butuh Rasa Keadilan

Indramayu

Polisi Tebak-tebakan Isi CCTV Korban Dibunuh di Toko, Hakim: Budi Masuk Toko, Ada Rekamannya?
Ririn Rifanto (kiri) Priyo Bagus Setiawan dan Advokat Rusalandi (kanan)

Indramayu

Ririn Ngaku Ruslandi Dampingi Cuma Sesi Foto di Polres! LBH Ghazanfar: Jika Benar! Pidana & Cabut Izin Praktik

Ekonomi

Alasan KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak Pantura: Ancaman Pengangguran dan Kemiskinan di Indramayu

Hukum

Nasib 50 Anggota DPRD Indramayu di Pusaran Dugaan Korupsi Rp18 Miliar: LBH Ghazanfar Sebut di Ujung Tanduk

Ekonomi

Pemkab Indramayu Dukung Revitalisasi Tambak Pantura, Fokus pada Nila Salin

Indramayu

Ketua DPRD Indramayu: Semua Fraksi Sepakat Bentuk Pansus BPR Karya Remaja