Home / Ekonomi

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:28 WIB

Per 9 Maret 2026, Program Makan Bergizi Gratis Sudah Habiskan Anggaran Rp44 Triliun

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara

Suaradermayu.com –  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia. Hingga 9 Maret 2026, program ini telah menyerap Rp44 triliun dari total alokasi APBN 2026 sebesar Rp335 triliun.

Angka tersebut menunjukkan realisasi sekitar 13,1 persen dari total anggaran yang disiapkan untuk program MBG tahun ini.

Program MBG telah menjangkau 61,62 juta penerima melalui 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan jangkauan sebesar ini, program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, sudah mulai dirasakan manfaatnya secara nyata.

Baca juga  Pengusaha Muda Indramayu Setor Zakat Perusahaan Rp300 Juta ke Baznas

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menjelaskan rincian penerima program MBG. Dari total penerima, 49,9 juta adalah siswa yang mendapatkan makanan bergizi di sekolah, sedangkan 10,5 juta lainnya berasal dari kelompok nonsiswa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Untuk siswa, Februari ini hampir 50 juta penerima. Penerima nonsiswa sekitar 10,5 juta,” ungkap Suahasil, Rabu (11/3/2026)

Baca juga  PKSPD Bongkar Rangkap Jabatan di RSUD Indramayu: Kepala Bappeda & Kepala Inspektorat Dinilai Tak Independen?

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Pulau Jawa menjadi daerah dengan jumlah penerima terbesar, mencapai 35,47 juta orang. Disusul oleh Sumatera 12,63 juta, dan Kalimantan 2,63 juta penerima.

Sementara itu, wilayah Sulawesi tercatat memiliki 4,49 juta penerima, Maluku-Papua 2,88 juta, dan Bali-Nusa Tenggara 3,52 juta penerima. Data ini menunjukkan bahwa program MBG menjangkau hampir seluruh pelosok Indonesia, dari kota besar hingga daerah terpencil.

Suahasil menegaskan, pemerintah akan terus memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran, dengan tata kelola yang baik serta penggunaan anggaran yang efisien.

Baca juga  Ketua Pembina Yayasan Griya Aswaja Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Penuh Haru dan Kebahagiaan

“Kami pastikan anggaran digunakan sebaik mungkin untuk Makan Bergizi Gratis, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Program MBG diharapkan menjadi salah satu solusi strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mengurangi stunting, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan anggaran yang sudah terserap, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperluas jangkauan serta memastikan keberlanjutan program ini hingga seluruh penerima bisa merasakan manfaatnya. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Heboh! Bupati Lucky Hakim Desak Komisi XII DPR RI Tuntaskan Masalah Migas di Indramayu

Ekonomi

Pemkab Indramayu Gelar Operasi Pasar Murah, 2.000 Paket Sembako Didistribusikan ke Lima Kecamatan

Indramayu

Disnaker Indramayu Gelar Pelatihan Project Based Learning, Cetak Talenta Muda Digital Marketing dan Konten Kreatif

Ekonomi

Pemkab Indramayu Apresiasi Pembentukan Komite Mitra Pembangunan oleh Diaspora

Ekonomi

Memasuki 2026, Haji Suwarjo Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Iklim Investasi Sehat di Indramayu

Ekonomi

Aturan Baru BBM Subsidi 2026: Pembelian Dibatasi Maksimal 50 Liter per Hari

Ekonomi

Gudang Bulog Indramayu Penuh 124 Ribu Ton, Harga Beras Tetap Tinggi: LBH Ghazanfar Bongkar Dugaan Kacau Distribusi

Ekonomi

Ady Setiawan Tanggapi Tuduhan Lucky Soal Tarif Air PDAM Indramayu Mahal