Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 14 Oktober 2022 - 07:33 WIB

Menteri Zulkifli Hasan Borong 1 Ton Mangga Indramayu, Petani Bersorak: Alhamdulillah!

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengikuti kegiatan panen perdana buah mangga di Indramayu, Kamis (13/10/2022).

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengikuti kegiatan panen perdana buah mangga di Indramayu, Kamis (13/10/2022).

Suaradermayu.com – Suasana penuh haru dan semangat menyelimuti kegiatan panen perdana mangga di Desa Mangunjaya, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (13/10/2022). Dalam momen tersebut, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan hadir langsung didampingi Bupati Indramayu Nina Agustina, membawa kabar yang menggembirakan bagi para petani.

Secara simbolis, Zulkifli Hasan memborong 1 ton mangga Indramayu dengan harga Rp 10.000 per kilogram—jauh lebih tinggi dari harga pasar lokal yang saat ini hanya berkisar Rp 3.500 per kilogram.

“Harganya Rp 10 ribu, bukan Rp 3.500 ya,” ujar Mendag Zulkifli sambil menyerahkan uang tunai kepada perwakilan petani.

Baca juga  Kirab Pusaka Hari Jadi ke-495 Indramayu, Cakra Udaksana Diserahkan ke Bupati Nina Agustina

Pernyataan tersebut sontak disambut sorak sorai para petani yang hadir. Suara ucapan syukur menggema dari barisan kelompok tani yang menyaksikan langsung aksi solidaritas sang menteri.

“Alhamdulillah Pak Menteri,” terdengar serentak dari petani dengan wajah sumringah.

Bupati Indramayu Nina Agustina, dalam sambutannya, menyampaikan keluhan para petani soal harga mangga yang kerap anjlok drastis saat panen raya. Ia membandingkan harga jual petani dengan harga ritel di kota-kota besar.

“Harga di toko Jakarta bisa Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, tapi di sini saat panen bisa jatuh sampai Rp 3.500. Ini menyedihkan,” ungkap Nina.

Baca juga  Bupati Indramayu Lepas Ribuan Ular Sahabat Tani untuk Basmi Hama Tikus, Petani Sambut Gembira

Menanggapi hal itu, Zulkifli Hasan mengakui bahwa persoalan harga yang merosot saat panen adalah masalah klasik yang belum terselesaikan. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah pusat kini tengah menyiapkan skema pembenahan distribusi dan pemasaran hasil pertanian.

“Presiden Jokowi berharap petani cukup fokus memproduksi. Urusan pemasaran akan ditangani oleh BUMN dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Zulkifli juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat berkomitmen mengalokasikan anggaran hingga Rp 100 triliun untuk membeli hasil panen petani melalui lembaga resmi agar harga tetap stabil dan petani tidak dirugikan.

Baca juga  Lucky Hakim Sebut Dirinya Tak Punya Ajudan, Bupati Nina : Karena Tidak Difungsikan, Maka Kami Tarik

Sebagai bentuk apresiasi, Zulkifli memuji peran Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani Bakti yang sukses memproduksi mangga berkualitas tinggi dan mampu bertahan di tengah tekanan harga.

“Mangga di Indonesia merupakan buah ketiga terbanyak setelah pisang dan nanas. Indramayu punya potensi luar biasa jika didukung sistem pemasaran yang kuat,” ujarnya.

Panen perdana ini menjadi sinyal positif kebangkitan pertanian lokal di Indramayu, terutama dalam menjawab tantangan fluktuasi harga. Pemerintah daerah berharap, kolaborasi dengan pusat dan BUMN dapat menjadi solusi konkret untuk keadilan harga dan membuka pasar nasional maupun ekspor bagi Mangga Indramayu.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Patung Soekarno Viral Ditutup Kain Putih, Bupati Lucky Hakim: Karena Rusak, Akan Kami Perbaiki Secara Utuh

Indramayu

PKSPD Bongkar “Darurat Plt” di Indramayu, Publik Mulai Curiga Ada Dugaan Permainan Jabatan

Ekonomi

Heboh! Bupati Lucky Teken 1.000 Izin Usaha dalam Sebulan: Yang Dari 2022 Pun Saya Selesaikan!

Daerah

Akankah Bupati Indramayu Jadi Tersangka Kasus Tunjangan Rumah DPRD 18 Miliar? LBH Ghazanfar: Masih Dibutuhkan Satu Alat Bukti Lagi

Indramayu

IRW Sebut Tak Percaya BK DPRD Indramayu Objektif Tangani Dugaan Etik Anggi Noviah

Indramayu

Hati-hati Ada ‘Sariawan’ di Jalan IR H Juanda Indramayu

Indramayu

47 Honorer Indramayu Terancam Tak Diakui, DPRD Siap Panggil BKPSDM

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Terima Gaji Rp 50 Juta Per Bulan