Indramayu – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Indramayu, selama 2022 mencatat sedikitnya 17 ribu warga Indramayu mendaftar menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Disnakertrans Kabupaten Indramayu, mencatat calon PMI awal tahun 2023 ini sudah ada mencapai 400-an orang.
” Di awal tahun ini saja setiap harinya rata-rata 70-80 orang yang mendaftar (calon PMI), ” ucap Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Indramayu, Masroni, Kamis (12/1/2023).

Masroni menyampaikan, selama 2022 ada sedikitnya 17 ribu PMI asal Indramayu tersebar di beberapa negara tujuan. Ia menyebut salah satunya negara tujuan yaitu Taiwan, ada sekitar 10 ribu PMI asal Indramayu bekerja non formal. Mereka bekerja mayoritas sebagai asisten rumah tangga.
” Ada juga PMI yang bekerja di sektor formal seperti manufakur, di pabrik dan lain sebagainya, ” ujarnya.
Masih Masroni menyampaikan, selain mencatat warga Indramayu yang mendaftar menjadi PMI, Disnakertran Indramayu juga selama 2022 mendapat 170 laporan kasus yang menimpa para PMI. Diantaranya, memulangkan PMI yang meninggal ditempat mereka bekerja.
Editor : Mohammad Ali

























