Home / Hukum / Sorotan / Terpopuler

Sabtu, 11 April 2026 - 05:16 WIB

KPK Terus Dalami Dugaan Suap Ijon Proyek Bekasi, Ono Surono Diduga Terima Aliran Uang Sarjan

Kolase : Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo (kiri) dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono

Kolase : Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo (kiri) dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono

Suaradermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan praktik suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menyeret nama Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono (ONS). Dalam penyidikan kasus ini, KPK menelusuri dugaan adanya aliran uang yang diterima Ono dari tersangka Sarjan (SRJ).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pihaknya masih mengusut maksud dan tujuan pemberian uang tersebut. Penyidik ingin memastikan alasan di balik dugaan aliran dana dari Sarjan kepada Ono Surono dalam perkara yang tengah ditangani KPK.

Baca juga  Tanpa Bukti Ilmiah, Senjata Jaksa Andalkan “Kata Priyo” untuk Tuntut Hukuman Mati di Sidang Paoman

“Masih kami dalami maksud dan tujuan dari pemberian itu untuk apa, mengapa saudara SRJ memberikan sejumlah uang kepada saudara ONS,” ujar Budi Prasetyo, Jumat (10/4/2026).

KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan Ono Surono, yakni di Kota Bandung dan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Baca juga  Ayah di Indramayu Tega Setubuhi Anak Kandung Kembarnya – Alasan Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, hingga uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelumnya, Ono Surono telah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi yang turut menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Istri Ono Surono yaitu Setyowati Anggraini Saputro juga diperiksa KPK.

Baca juga  Kisah Pilu TKW Indramayu: 9 Tahun di Singapura Tanpa Gaji, Pulang dengan Trauma

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Desember 2025 yang juga menjaring sejumlah pihak lain, termasuk kontraktor Sarjan dan pejabat terkait.

Hingga kini, KPK masih terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam dugaan praktik suap proyek tersebut. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

PT Pupuk Indonesia Tetapkan 1.077 Distributor Pupuk Bersubsidi, 17 Beroperasi di Indramayu

Hukum

LBH Ghazanfar: Advokat Ibnu Saechu Harus Lebih Giat Lagi Belajar Hukum, Daya Nalarnya Memalukan

Ekonomi

LBH Ghazanfar Nilai Permintaan Maaf Bupati Lucky Hakim ke Pelanggan Tutupi Bobroknya Manajemen PDAM

Kriminalitas

Penggeledahan Disdikbud Indramayu Jadi Titik Awal Terbongkarnya Kasus PKBM

Indramayu

Marak Duplikasi Akun FB untuk Meminta Uang, Plt. Kepala BKPSDM Indramayu Jadi Korban

Peristiwa

Viral! Ibu-Ibu Teriak Histeris Didekat Mobil MBG di Krangkeng Indramayu, Ini Fakta Sebenarnya

Indramayu

Uji Lab CCTV Kasus Pembunuhan di Paoman Indramayu Hanya 3 Menit 59 Detik, LBH Ghazanfar: Dipotong-potong Seperti Kue Lapis

Terpopuler

SMSI Gaungkan Suara Media Daerah di World Press Freedom Day 2025