Home / Indramayu

Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:23 WIB

Bupati Lucky Hakim Kukuhkan FKUB 2025–2030, Tanda Indramayu Makin Serius Jaga Toleransi

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengukuhkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masa bhakti 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat (13/6/2025).

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengukuhkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masa bhakti 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat (13/6/2025).

Suaradermayu.comPemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama dan merawat harmoni sosial melalui pengukuhan kepengurusan baru Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masa bhakti 2025–2030. Pengukuhan ini secara langsung dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat (13/6/2025).

Dalam acara tersebut, Bupati Lucky Hakim menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang pengangkatan Dewan Penasihat dan Pengurus FKUB Kabupaten Indramayu kepada KH Amani Lutfi selaku Ketua FKUB terpilih. Momen ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintah daerah tak hanya hadir secara administratif, namun juga secara moral untuk menjaga toleransi dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“FKUB memiliki posisi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai forum komunikasi, tetapi sebagai penjaga moralitas publik di tengah keberagaman. Pemerintah dan tokoh agama harus bersinergi dalam menjaga nilai-nilai moderasi beragama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh paham-paham ekstrem dan memecah belah,” kata Lucky Hakim dalam sambutannya.

Baca juga  Transformasi Digital PDAM Indramayu, Perkuat Pelayanan Air Bersih Berbasis Teknologi

Ia menambahkan, kehadiran FKUB diharapkan mampu menjadi tameng sosial terhadap potensi konflik horizontal yang berakar dari perbedaan keyakinan dan paham keagamaan. Menurutnya, ruang publik harus dijaga dari provokasi yang bisa memicu intoleransi dan disintegrasi bangsa.

“Agama adalah pedoman hidup (the way of life), bukan alat politik, apalagi alasan untuk membenci. Mari bersama-sama menjadikan FKUB sebagai pusat edukasi masyarakat dalam hal keberagaman yang damai,” ujarnya.

Bupati juga mendorong seluruh pengurus FKUB untuk menjalankan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, seperti dialog lintas iman, sosialisasi moderasi beragama di sekolah-sekolah, hingga pendampingan tokoh agama dalam menangani isu-isu keumatan.

Baca juga  LBH Ghazanfar Nilai Permintaan Maaf Bupati Lucky Hakim ke Pelanggan Tutupi Bobroknya Manajemen PDAM

Sementara itu, KH Amani Lutfi selaku Ketua FKUB terpilih menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut, FKUB tidak hanya menjadi forum silaturahmi antar pemuka agama, tetapi juga bertanggung jawab sebagai penyambung aspirasi umat kepada pemerintah daerah.

“FKUB hadir bukan sekadar berdiskusi. Tugas utama kami adalah menjaga rasa aman dan rukun antar umat, serta memastikan semua warga, dari agama mana pun, merasa dilindungi dan dihargai,” kata KH Amani.

Ia berjanji FKUB akan lebih aktif dalam mendeteksi dan menyikapi potensi masalah keumatan, baik internal agama maupun antaragama. Sinergi dengan pemda, lanjutnya, menjadi kunci dalam menciptakan Indramayu yang damai dan inklusif.

“Indramayu punya potensi besar sebagai contoh kerukunan antarumat beragama di Jawa Barat, bahkan nasional. Kami siap menjadi jembatan komunikasi yang sehat antara masyarakat, pemuka agama, dan pemerintah,” tambahnya.

Baca juga  Oknum Polisi-Jaksa Sengaja Rekayasa Bukti HP, Tutupi "Aman Yani dkk" di Kasus Paoman Indramayu, LBH Ghazanfar: Jahat Sekali

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Indramayu, Anggoro Purnomo, Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Indramayu, Aan Fathul Anwar, serta Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Indramayu, Ahmad Syadali.

Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga persatuan. Para tamu undangan juga menyambut baik komitmen Bupati Lucky Hakim dalam menjaga ruang-ruang publik tetap damai dan terbuka bagi seluruh warga.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan FKUB Indramayu periode 2025–2030 dapat memberikan warna baru dalam pembangunan sosial keagamaan di daerah. Tidak hanya sebagai pengawas, namun juga sebagai pelopor dialog, perdamaian, dan penjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Mahasiswa Soroti Banjir Indramayu: Tata Kelola dan Perencanaan Wilayah Dinilai Bermasalah

Indramayu

Butuh Rp 40 Miliar untuk Bebaskan TKW Susanti dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Indramayu

Miris! Madrasah di Indramayu Ambruk Rata Dengan Tanah, Diterjang Angin Kencang

Indramayu

PT Rizqi Sinar Utama Raih Predikat Terbaik di Vendor Day 2025, Haji Suwarjo: Keselamatan Kerja di Atas Segalanya

Indramayu

Polisi Indramayu Bantu Pemudik dengan Sigap di Tol Cipali

Indramayu

Anak dan Mantan Istri Bongkar Jejak Aman Yani: Dari Kesaksian Tetangga, KTP, hingga Muncul Mobil Hitam Pajero

Indramayu

Ketua NU Indramayu Sebut Al Zaytun Bukan Bagian dari NU

Indramayu

Toni RM Bongkar Fakta Barang Bukti Kasus Pembunuhan Sekeluarga Indramayu Diduga Sengaja Dihilangkan Penyidik