Suaradermayu.com – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu, Andri Muhammad Saleh, membantah tudingan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, terkait sulitnya akses ke ruang kerja wakil bupati di Pendopo Indramayu.
Menurut Andri, pihaknya tidak pernah menghalangi siapapun, termasuk Wakil Bupati, untuk masuk ke ruang kerjanya. Ia memastikan bahwa Lucky Hakim tetap memiliki akses penuh ke ruangan tersebut.
“Beliau itu memang jarang ngantor. Tapi saya bukan bilang beliau jarang kerja, ya,” tegas Andri saat dikonfirmasi Suaradermayu.com, Rabu (21/9/2022).
Lucky Hakim Masih Punya Dua Kunci Ruangan
Andri menegaskan, kunci ruangan Wakil Bupati Indramayu ada dua, dan keduanya masih dipegang oleh Lucky Hakim. Oleh karena itu, ia merasa tuduhan bahwa dirinya menghalangi akses ruang kerja tersebut tidak berdasar.
“Beliau memiliki dua kunci ruangan, sehingga bisa kapan saja masuk ke ruang Wakil Bupati. Jadi saya tidak mungkin melakukan perbuatan melanggar hukum,” jelasnya.
Kesalahpahaman Soal Kunci
Andri juga menjelaskan soal kejadian beberapa waktu lalu ketika staf Lucky Hakim kesulitan masuk ke ruang kerja wakil bupati. Setelah dicek, ternyata kunci yang dibawa staf tersebut adalah kunci yang salah.
“Itulah kenapa mereka tidak bisa masuk, bukan karena kita larang atau kuncinya diganti,” tambah Andri.
Sebelumnya, Lucky Hakim Keluhkan Sulit Akses Ruangan
Sebelumnya, Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan kepada awak media bahwa dirinya tidak bisa mengakses ruang kerjanya di Pendopo Indramayu. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Indramayu pada Jumat (16/9/2022).
“Sejak kemarin kunci ruangan saya diantar ke rumah dinas. Saya sudah tidak bisa mengakses ruangan Wakil Bupati sehingga saya tidak mengetahui undangan rapat paripurna untuk saya ada di mana,” ujar Lucky kepada wartawan, dikutip Suaradermayu.com.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Lucky Hakim terkait penjelasan Andri Muhammad Saleh tersebut.

























