Home / Indramayu / Peristiwa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:21 WIB

Jalan Kabupaten IR H Juanda Penuh Jebakan Maut, Motor Jatuh dan Sudah Ada Korban!

Puluhan lubang di Jalan IR H Juanda Singaraja-Singajaya Indramayu

Puluhan lubang di Jalan IR H Juanda Singaraja-Singajaya Indramayu

Suaradermayu.com – Kondisi Jalan Kabupaten IR H Juanda di Desa Singaraja- Singajaya, Kecamatan Indramayu, kian mengkhawatirkan. Puluhan lubang menganga di sepanjang ruas jalan menjelma menjadi jebakan maut bagi pengendara sepeda motor. Sejumlah pengendara dilaporkan terjatuh akibat melintasi jalan rusak tersebut.

Baca Juga : Lubang Jalan Ir H Juanda Bikin Pemotor Kecelakaan Akhirnya Ditambal

Pantauan Suaradermayu.com di lapangan menunjukkan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar hampir di seluruh ruas Jl. IR H Juanda. Kedalaman lubang bervariasi, sebagian tertutup genangan air saat hujan, sehingga sulit terlihat dan sangat membahayakan pengendara.

Salah seorang warga Desa Singajaya, Maing (52), yang tokonya berada tepat di pinggir jalan, mengungkapkan bahwa lubang-lubang di badan jalan sudah lama menjadi ancaman bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Baca juga  Pemprov Jabar Siapkan Rp5 Miliar untuk Pilwu Digital di 139 Desa Indramayu

Baca Juga : Jalan Berlubang di Jalur Pantura Indramayu Makin Parah, Pengendara Diminta Waspada

“Pengendara motor harus ekstra hati-hati kalau lewat sini. Lubangnya cukup dalam, kalau menginjak bisa langsung jatuh,” ujar Maing.

Ia menegaskan, kecelakaan akibat kondisi jalan tersebut bukan sekadar potensi. “Pernah ada motor yang jatuh karena melintasi lubang di jalan itu,” katanya.

Baca Juga : VIRAL! DPRD Indramayu Desak Pemda Segera Perbaiki Jalan Rusak di Perbatasan Indramayu–Majalengka

Jalan IR H Juanda merupakan jalur utama dan satu-satunya akses bagi pengendara sepeda motor dari wilayah Balongan, Dumampir, Tagalurung, Majakerta, hingga dari arah Cirebon yang hendak menuju Kota Indramayu.

Baca juga  Prioritas Dana Desa 2025: Fokus Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan

Baca Juga : VIRAL! Jalan Rusak Ditanami Pisang di Sliyeg Indramayu, Warganet Sentil Pemerintah: Gaji Jalan, Aspal Hilang

Setiap hari, ribuan pengendara, mulai dari pelajar hingga pekerja, melintasi jalur vital ini.

Kondisi jalan yang berlubang membuat pengendara semakin was-was, terutama pada malam hari. Minimnya penerangan serta lubang-lubang yang sulit terlihat menjadikan jalan ini sebagai momok menakutkan, dengan risiko kecelakaan yang meningkat tajam.

Baca juga  Kuasa Hukum Keluarga Putri Apriyani Tegaskan Kasus Sudah Naik Penyidikan, Kritik Pernyataan Kapolres Indramayu

Para pengguna jalan mendesak Dinas PUPR Kabupaten Indramayu agar segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Keselamatan pengendara dinilai harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terus terulang.

Baca Juga : Pertamina Bangun Jalan Alternatif Sukaurip–Sukareja Tanpa Drainase, Toni RM: Memalukan

Jika dibiarkan berlarut-larut, puluhan lubang di Jalan Kabupaten IR H Juanda ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi terus memakan korban, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.

Hingga berita ini diterbitkan, Suaradermayu.com masih berupaya meminta tanggapan dari Dinas PUPR Kabupaten Indramayu terkait kondisi jalan tersebut. (Nurhaeni Mudi)

 

Share :

Baca Juga

Kriminalitas

Dini Hari Mencekam di Parean Girang: Geng Motor Lari Tunggang-Langgang, Tinggalkan Sajam dan Motor

Indramayu

1.534 Anak Miliki KIA di Kedokanbunder Indramayu, Kecamatan Lain?

Indramayu

DPR Setujui Anggaran Rp460 Miliar, Warga Eretan Indramayu Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Indramayu

Terdakwa Priyo Kembali ke Ruslandi, Akui Surat Pencabutan Kuasa Toni RM Disusun Polisi Anggarani

Indramayu

Kuasa Hukum Lucky Hakim dan SMSI Indramayu Tanggapi Ancaman Boikot Media

Terpopuler

Jaksa Tuntut 20 Tahun Penjara bagi Terdakwa Priyo Bagus Setiawan di Sidang Paoman — LBH Ghazanfar: Alat Bukti Terkunci
Wakil Bupati Lucky Hakim

Indramayu

Lucky Hakim Bantah Disebut Jarang Ngantor, Pertanyakan Parameter Penilaian

Terpopuler

3 Hektare Tebu Dirusak di Sukamulya Indramayu, Petani Desak Polisi Bertindak