Suaradermayu.com– Jajaran Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial W (24), warga Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, membenarkan penangkapan terhadap pelaku yang terlibat dalam dua aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Sliyeg dan Tukdana.
“Pelaku W diamankan atas keterlibatannya dalam kasus curas yang terjadi di dua lokasi berbeda. Saat ini, ia telah diserahkan ke Polsek Tukdana untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Junata, Sabtu (5/4/2025).
Berawal dari Laporan Warga Desa Sleman Lor
Kasus ini terungkap setelah warga Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor dan satu unit motor listrik pada Jumat dini hari, 4 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp32 juta.
Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Sliyeg yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan. Berkat alat pelacak (GPS) pada motor listrik korban, petugas berhasil melacak lokasi kendaraan dan mengidentifikasi seorang calon pembeli berinisial W, yang hendak membeli motor curian itu seharga Rp2 juta.
“Saat akan ditindak, pelaku utama kabur. Namun W berhasil kami amankan dan dibawa ke Mapolsek Sliyeg,” ungkap Iptu Junata.
Terlibat dalam Aksi Curas di Desa Kerticala
Dalam pemeriksaan, W mengaku turut serta dalam aksi curas lainnya di sebuah warung milik warga bernama Umirah, di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana. Bersama dua rekannya, mereka berpura-pura menjadi pembeli sebelum merampas kalung emas seberat 4 gram dari leher korban.
Meskipun korban sempat melawan, para pelaku berhasil melarikan diri menggunakan mobil Toyota Avanza putih ke arah Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Hasil kejahatan tersebut dijual kepada pedagang emas keliling di wilayah Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, seharga Rp1.750.000. Uang hasil penjualan dibagi, W menerima Rp600 ribu, sementara dua pelaku lainnya masing-masing Rp550 ribu.
Dua Pelaku Lain Masih DPO
Saat ini, pelaku W telah diserahkan ke Polsek Tukdana untuk penyidikan lebih lanjut. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan identitasnya telah dikantongi pihak kepolisian.
Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.


























