Suaradermayu.com – Menjelang libur panjang Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menerima ekspose dari Kepala Bappeda-Litbang di Ruang Kerja Bupati Indramayu pada Kamis (27/03/25).
Pertemuan ini membahas hasil penyelarasan visi dan misi secara teknokratik sebagai implementasi dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2025 terkait Pedoman Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Indramayu menegaskan pentingnya menyusun RPJMD secara sistematis dan sesuai regulasi yang berlaku. Beliau meminta Kepala Bappeda-Litbang beserta jajaran untuk melanjutkan proses penyusunan dokumen perencanaan tersebut guna memastikan pembangunan daerah yang terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, Bupati Indramayu juga memberikan 17 arahan strategis guna mendukung visi REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) melalui program BEBERES DERMAYU. Arahan ini akan menjadi pedoman utama dalam pembangunan Indramayu selama lima tahun ke depan.
17 Arahan Strategis Bupati Indramayu
1. Penanggulangan Kemiskinan – Mengurangi tingkat kemiskinan agar Indramayu tidak menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Barat.
2. Pemberantasan Buta Aksara Hijaiyah – Meningkatkan pemahaman Al-Qur’an sebagai dasar ajaran Islam.
3. Pembangunan Kawasan Pendidikan – Menghadirkan perguruan tinggi dan sekolah bertaraf internasional di bagian barat Indramayu.
4. Peningkatan Ketahanan Pangan – Mengembangkan sektor pertanian tanpa mengabaikan kesejahteraan petani.
5. Produktivitas Pertanian – Meningkatkan hasil pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.
6. Pengelolaan Supply Chain Beras – Menjaga produksi dan stabilisasi harga beras bagi petani.
7. Dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi – Mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional serta membangun pasar beras.
8. Peningkatan Kualitas Mangga Indramayu – Mengembangkan peluang ekspor buah mangga khas daerah.
9. Pengembangan Pisang Cavendish – Meningkatkan produksi dan pemasaran pisang sebagai produk unggulan Indramayu.
10. Pembangunan Pasar Ikan Terbesar di Jawa Barat – Meningkatkan sektor perikanan sebagai salah satu sumber ekonomi daerah.
11. Pembangunan Pelabuhan Docking Kapal – Mendukung industri maritim dan perikanan.
12. Pembukaan Akses Transportasi Baru – Meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan akses exit tol dekat kota.
13. Kemudahan Investasi – Memberikan insentif dan penyederhanaan perizinan bagi investor untuk mengembangkan industri besar di Indramayu.
14. Optimalisasi Peran BUMD – Mendorong BUMD agar lebih profesional dan profitabel dalam mengelola bisnis daerah.
15. Efisiensi Energi Listrik – Mendorong penggunaan energi yang lebih hemat untuk bangunan pemerintahan.
16. Pelaksanaan Car Free Day – Menyediakan ruang bagi UMKM untuk berkembang di ruas jalan tertentu.
17. Event Berskala Besar – Menggelar acara yang berdampak pada peningkatan perdagangan dan jasa di Indramayu.
Dalam waktu dekat, Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu akan menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari tahapan penyusunan RPJMD 2025-2029. Forum ini bertujuan menampung aspirasi dari masyarakat, dunia usaha, akademisi, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Harapannya, RPJMD ini mampu menjawab berbagai tantangan utama di Indramayu, seperti kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, serta kesenjangan sosial yang tercermin dalam indeks Gini Ratio.
Dengan langkah strategis ini, Indramayu diharapkan semakin maju dan mampu mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

























