Home / Edukasi

Jumat, 21 Februari 2025 - 01:30 WIB

Polres Indramayu Selidiki Kasus Pengantin Pesanan yang Viral di Media Sosial

Sugi Purnamawati asal Indramayu jadi korban perdagangan orang di China

Sugi Purnamawati asal Indramayu jadi korban perdagangan orang di China

Suaradermayu.com  – Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, tengah menyelidiki dugaan kasus pengantin pesanan yang menimpa seorang warga Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial pada awal Februari 2025.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mendatangi rumah korban untuk memverifikasi informasi dan menggali keterangan dari keluarga serta pemerintah desa setempat.

Baca juga  Jelang Musim Haji 2024, Asrama Haji Indramayu Kondisinya Kotor Berdebu dan Airnya Payau

Menurut AKP Hillal, korban baru tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 16 Februari 2025. Namun, saat itu korban masih dalam kondisi trauma dan memerlukan istirahat.

“Hari ini, 20 Februari 2025, korban datang ke Polres Indramayu untuk membuat laporan resmi, dan kami langsung melakukan pemeriksaan,” ujar AKP Hillal dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025).

Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui menikah dengan seorang pria asal Tiongkok berinisial CF melalui perantara YS dan HL. Kedua perantara ini diduga merupakan bagian dari jaringan perekrut kawin pesanan.

Baca juga  Polisi Sidak SPBU di Indramayu, Pastikan Kualitas dan Takaran BBM Sesuai Standar

Korban dijanjikan mahar serta kiriman uang setiap bulan untuk keluarganya. Namun, setelah tiba di Tiongkok, korban mengaku tidak mendapatkan hak-haknya sesuai perjanjian.

Menindaklanjuti laporan ini, Polres Indramayu masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta mencari tahu apakah ada korban lain yang mengalami nasib serupa.

Baca juga  Barisan Haji Suwarjo Gelar Syukuran Kemenangan Lucky Syaefudin

“Kami berkomitmen menangani kasus ini dengan transparan, profesional, dan akuntabel. Selain itu, kami juga telah mengajukan pendampingan psikologis bagi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara guna membantu pemulihan traumanya,” tegas AKP Hillal.

Penyelidikan terus berlanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi lainnya untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam praktik kawin pesanan ini. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus serupa dan segera melaporkan jika menemukan indikasi perdagangan manusia berkedok pernikahan.

Share :

Baca Juga

Edukasi

Berapa Dana BOS 2025 untuk PAUD hingga SMA? Ini Rinciannya!

Edukasi

Satresnarkoba Polres Indramayu Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal

Edukasi

Kejati Jabar Jebloskan Dirut BPR Karya Remaja Indramayu ke Rutan Kebonwaru

Edukasi

Polres Indramayu Tangkap Pelaku Pencurian Ribuan Buku Pelajaran di Sekolah

Edukasi

Polres Indramayu Sita Puluhan Botol Miras di Razia Tempat Karaoke

Edukasi

Kejari Indramayu Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Air Terjun Buatan Bojongsari

Edukasi

Polisi Gerebek Pengedar Obat Terlarang di Jatibarang Indramayu, 938 Butir Obat Diamankan

Edukasi

Waspada! Kuasai Rumah Orang Bisa Masuk Penjara