Home / Edukasi

Kamis, 23 Januari 2025 - 02:00 WIB

Pria di Indramayu Ditembak Polisi Setelah Membobol Sekolah, Belasan Notebook Dicuri

Polisi tangkap pembobol sekolah di Indramayu

Polisi tangkap pembobol sekolah di Indramayu

Suaradermayu.com – Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial SPD (45), warga Kecamatan Lelea, Indramayu, Jawa Barat, yang diduga membobol SDN 3 Pangauban. SPD ditembak di bagian kaki karena mencoba melarikan diri saat penangkapan.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, menjelaskan bahwa aksi pencurian terjadi pada Minggu (12/1/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. SPD diduga masuk ke ruang guru dan membuka paksa lemari yang berisi belasan notebook.

Baca juga  Bukti Hasil DNA Darah di Toko Korban Tanpa Dasar Ilmiah, LBH Ghazanfar: Senjata Palsu Jaksa di Sidang Paoman

“Barang-barang yang hilang baru diketahui pagi harinya, pukul 06.00 WIB. Laporan segera dibuat ke Polsek Lelea,” ujar AKP Hillal pada Rabu (22/1/2025).

SPD ditangkap di pinggir jalan sekitar Pasar Lelea pada Senin (20/1/2025) pukul 23.00 WIB. Namun, pelaku mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan SPD.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Dukung Siswa Nakal Masuk Barak Militer: “Biar Mereka Belajar Disiplin Sejak Dini!

“Penangkapan berlangsung cepat. Pelaku sempat mencoba kabur, tetapi berhasil kami lumpuhkan,” ujar Hillal.

Polisi menemukan notebook hasil curian yang disembunyikan pelaku di dua lokasi berbeda. Sebanyak tujuh unit ditemukan di Kecamatan Lelea, sementara empat unit lainnya berada di Kecamatan Kroya. Semua barang bukti kini telah diamankan di Polres Indramayu untuk keperluan penyidikan.

“Pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah Hillal.

Baca juga  Usai Diamankan Polisi, Puluhan Remaja Ikrar Keluar dari Anggota Gangster

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Selain itu, koordinasi cepat antara warga dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam mengungkap kasus pencurian ini.

Pencurian di institusi pendidikan tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu proses belajar-mengajar. Kerja sama antara pihak sekolah, masyarakat, dan pihak berwajib sangat diperlukan untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Edukasi

Polres Indramayu Tangkap Pemuda Pelaku Curas, Terlibat Aksi Kejahatan di Dua TKP

Edukasi

Wanita di Indramayu Dibakar Suami Siri, Polisi Ungkap Kondisi Terbaru Korban

Edukasi

Polisi Ringkus 3 Pengedar Sabu di Indramayu

Edukasi

Bejat, Anak Punk Rame-rame Perkosa Anak SD di Indramayu

Edukasi

Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Indramayu, Sita 2 Kilogram Ganja Kering

Edukasi

Skandal BPR Karya Remaja Indramayu, Siapa Calon Tersangka Baru?

Edukasi

Modus Pelaku Pencurian Ribuan Buku di Indramayu, Polisi : Pelaku Seorang Diri Mencongkel Jendela

Edukasi

Polisi Ringkus Pengedar Pil Koplo di Indramayu