Suaradermayu.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan video seorang gadis berusia L (13) asal Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu yang telantar di Surabaya. Video itu pertama kali dibagikan oleh Ipda Purnomo, polisi Polres Lamongan yang juga dikenal sebagai influencer dengan konten-konten sosialnya.
Dalam video yang viral di Instagram, Ipda Purnomo tampak menolong bocah gadis tersebut. Ia kemudian mengungkapkan kisah pilu di balik kejadian itu. “Kabur karena diduga dilecehkan pamannya,” kata Ipda Purnomo dalam unggahannya di akun @purnomopolisbaik.
Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian luas dari warganet. Banyak yang merasa prihatin sekaligus mengapresiasi aksi cepat sang polisi yang dikenal sebagai “polisi baik”. Kasus ini bahkan sampai diadukan ke Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hingga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas P3K Kabupaten Indramayu dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Indramayu segera bergerak. Bocah gadis itu akhirnya dijemput langsung oleh tim kepolisian untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Indramayu.
“Proses penjemputan sudah dilakukan, dan saat ini anak tersebut dalam perjalanan pulang ke Indramayu,” ujar Kanit PPA Polres Indramayu, Ipda Ragil.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan menambah daftar panjang persoalan perlindungan anak di Indonesia. Banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak yang rentan mengalami kekerasan maupun penelantaran.


























