Home / Indramayu / Terpopuler

Sabtu, 4 April 2026 - 21:22 WIB

Lucky Hakim Heran Demo KOMPI Anarkis, Sebut KH Juhadi Bisa Hubungi Lewat WhatsApp

Suardermayu.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengaku heran aksi unjuk rasa Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) berujung anarkis hingga merusak sejumlah fasilitas publik. Ia menyebut selama ini komunikasi dengan Dewan Penasihat KOMPI, KH Juhadi, berjalan baik dan dapat dilakukan secara langsung melalui WhatsApp.

Lucky menilai terdapat indikasi oknum yang memanfaatkan momentum aksi untuk melakukan tindakan perusakan. Ia bahkan meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kemungkinan pelaporan atas peristiwa tersebut.

“Menurut saya ada oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan momentum seperti itu untuk melakukan tindakan anarkis. Saya minta Kepala DPKPP berdiskusi dengan Kapolres apakah ini bisa dilaporkan. Sebenarnya bisa, tapi saya memberi kesempatan kepada pelaku untuk segera mengganti kerusakan tersebut,” ujar Lucky saat konferensi pers di Pendopo Indramayu, Kamis (2/4/2026).

Baca juga  Lucky Hakim-Syaefudin Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2024

Aksi demonstrasi petambak yang tergabung dalam KOMPI dilaporkan merusak sejumlah fasilitas publik di kawasan Alun-alun Indramayu. Bahkan ikon daerah, Tugu 0 Kilometer Indramayu, turut menjadi sasaran perusakan massa.

Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp100 juta.
Lucky mengaku menyesalkan aksi yang berujung ricuh tersebut. Ia juga menyebut selama ini komunikasi dengan KH Juhadi terjalin lancar, namun tidak pernah ada pembahasan terkait tuntutan mengenai proyek revitalisasi tambak.
“Saya juga heran, Kompi ini kan dewan penasihatnya KH Juhadi. Beliau sering datang ke Pendopo, komunikasi kami juga lancar melalui WhatsApp, tapi tidak pernah membahas soal Kompi ataupun revitalisasi tambak,” katanya.

Baca juga  Indramayu Tembus Rekor Investasi Rp2,3 Triliun, Daya Tarik Investor Meningkat Pesat

Lucky juga menanggapi kekecewaan massa yang menilai dirinya tidak menemui peserta aksi. Ia menegaskan tidak pernah menerima surat permohonan audiensi dari KOMPI yang ditujukan kepada dirinya sebagai Bupati Indramayu.

Menurutnya, surat pemberitahuan yang beredar justru ditujukan kepada Kapolres Indramayu.

“Saya cek tidak ada surat dari Kompi yang meminta bertemu dengan Bupati. Kalau pun dianggap birokrasi itu berbelit, kan bisa menghubungi saya lewat WhatsApp,” tegas Lucky.

Meski demikian, ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Indramayu tetap membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara baik tanpa melakukan perusakan fasilitas umum.

Terkait tuntutan penolakan proyek Revitalisasi Tambak Pantura, Lucky menegaskan program tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca juga  Kuasa Hukum PMI Indramayu Depresi Tanpa Digaji Desak BP3MI Jabar Bertindak, Pengaduan Mandek Bertahun-tahun

Selain itu, lahan yang digunakan dalam proyek tersebut berstatus sebagai tanah negara.

“Yang punya kewenangan adalah pemerintah pusat melalui kementerian. Tanahnya tanah negara dan lokasinya di Indramayu. Kami tidak punya kuasa untuk membatalkan,” jelas Lucky.

Ia menambahkan, upaya menghalangi program PSN dapat berimplikasi hukum.

“Saya bisa dipenjara kalau menghalangi program PSN. Ini program untuk ketahanan pangan dan energi. Program Presiden, pelaksananya kementerian, tapi marahnya ke Alun-alun Indramayu,” ujarnya.

Lucky menegaskan aspirasi masyarakat tetap dapat disampaikan melalui jalur yang tepat, termasuk melalui DPR RI Komisi IV yang menjadi mitra KKP.
“Silakan menyampaikan aspirasi, boleh ke Pendopo atau melalui DPR RI Komisi IV. Yang penting jangan sampai merusak fasilitas publik,” katanya. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Toni RM Tantang Kapolres Indramayu: Buka Motif dan Modus Sadis Pembunuhan Putri Apriyani

Kriminalitas

Dor! Polisi Tembak Begal Sadis 5 Kali Beraksi di Indramayu

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Anjatan, Puluhan Rumah Warga Rusak

Hukum

Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Dipaksa Makan Dagangannya: Babinsa Akhirnya Ditahan

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029: Wujudkan Indramayu Lebih Maju dan Sejahtera

Terpopuler

Putra Daerah Indramayu Tampil di KPK, Ade Syaekudin Jadi Narasumber Utama Sertifikasi Antikorupsi

Terpopuler

66 Saksi Diperiksa, Kejari Indramayu Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi PKBM

Terpopuler

Komaruddin Hidayat Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers Periode 2025-2028