Suaradermayu.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ratusan ribu warga di Kabupaten Indramayu akan menerima bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dan minyak goreng. Penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan mulai dilakukan pada Kamis (12/3/2026).
Perum Bulog Cabang Indramayu memastikan bantuan pangan ini akan disalurkan kepada 314.129 keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran.
Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa penyaluran tahap awal akan difokuskan di tiga lokasi, yakni Desa Karanganyar, Desa Kepandean, dan Kelurahan Margadadi.
“Pada hari pertama ada sekitar 1.915 penerima bantuan pangan yang akan menerima bantuan di tiga titik tersebut,” ujar Sri saat meninjau kesiapan distribusi di Gudang Bulog Pekandangan, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan pada periode Februari–Maret 2026 mengalami peningkatan dibandingkan dua periode sebelumnya. Data penerima bantuan tersebut berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Sebelum didistribusikan kepada masyarakat, Bulog bersama Satgas Pangan telah melakukan pemeriksaan kualitas serta berat komoditas untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai standar.
Sementara itu, anggota Satgas Pangan Indramayu, Ipda F Yudha, memastikan hasil pengecekan menunjukkan beras dan minyak goreng yang akan disalurkan berada dalam kondisi baik serta sesuai takaran.
“Berasnya berkualitas baik, warnanya putih dengan bulir yang bagus. Beratnya juga sesuai, yakni 10 kilogram per karung. Untuk minyak goreng setelah diukur juga tepat 1 liter,” jelasnya.
Ia menegaskan pengawasan terhadap proses distribusi bantuan akan dilakukan secara ketat. Aparat penegak hukum juga siap mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya kecurangan dalam penyaluran bantuan tersebut.
Pemerintah berharap dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat agar proses distribusi bantuan pangan ini dapat berjalan lancar sehingga seluruh bantuan bisa tersalurkan sebelum masa cuti bersama Lebaran. (Mashadi)

























