Suaradermayu.com – Tahapan Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu tahun 2025 semakin hangat. Di Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, salah satu putra terbaik desa, Juhaedi, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kuwu pada Jumat (3/10/2025).
Proses pendaftaran dilakukan di sekretariat panitia pemilihan kuwu Desa Singaraja. Dalam kesempatan itu, Juhaedi hadir dengan berpakaian rapi, didampingi keluarga, tokoh masyarakat, dan sejumlah pendukung yang ikut memberikan semangat. Panitia pemilihan desa menerima langsung berkas pencalonan yang diserahkan Juhaedi, kemudian memeriksa kelengkapan dokumen sebagai syarat administrasi.
Dukungan Masyarakat Jadi Dorongan Utama
Usai pendaftaran, Juhaedi menegaskan bahwa langkahnya maju sebagai calon kuwu bukan semata keinginan pribadi, melainkan dorongan dari berbagai elemen masyarakat Desa Singaraja.
“Saya merasa terpanggil untuk maju di Pilwu 2025 ini. Banyak warga yang berharap adanya perubahan nyata di Desa Singaraja, baik dalam pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat. Atas dasar itulah, saya memutuskan untuk ikut bertarung dalam pemilihan kuwu mendatang,” ujar Juhaedi.
Ia menambahkan, jika nanti dipercaya masyarakat, dirinya berkomitmen untuk memimpin secara adil, transparan, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Visi dan Misi untuk Desa Singaraja
Dalam kesempatan tersebut, Juhaedi juga memaparkan garis besar visi dan misi yang akan menjadi pijakan dalam kepemimpinannya.
1. Meningkatkan Pelayanan Publik – memastikan masyarakat dapat mengakses pelayanan desa yang cepat, transparan, dan tanpa pungutan liar.
2. Pembangunan Infrastruktur – memperbaiki jalan desa, saluran irigasi, fasilitas umum, serta sarana pendidikan dan kesehatan.
3. Pemberdayaan Ekonomi Warga – mendorong lahirnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta membuka peluang lapangan kerja lokal.
4. Penguatan Kearifan Lokal dan Sosial Keagamaan – menjaga tradisi dan budaya desa, sekaligus memperkuat kerukunan antarwarga.
5. Transparansi Anggaran Desa – mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan terbuka, sehingga masyarakat dapat mengawasi penggunaannya.
“Saya ingin menjadikan Desa Singaraja sebagai desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Semua itu bisa tercapai jika masyarakat bersama-sama terlibat dalam pembangunan desa,” tambahnya.
Tahapan Pilwu Indramayu 2025
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu, tahapan Pilwu serentak tahun 2025 sudah dimulai sejak awal Oktober. Setelah pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi administrasi, penetapan calon, hingga pengundian nomor urut.
Adapun hari pemungutan suara akan dilaksanakan serentak pada 10 Desember 2025 di ratusan desa yang menyelenggarakan Pilwu, termasuk Desa Singaraja.
Dengan resminya Juhaedi mendaftarkan diri, persaingan menuju kursi kuwu di Desa Singaraja diprediksi akan berjalan ketat. Masyarakat pun menaruh harapan besar agar Pilwu tahun ini dapat berlangsung damai, jujur, adil, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat.
Harapan Juhaedi
Menutup keterangannya, Juhaedi mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Singaraja untuk tetap menjaga persatuan menjelang Pilwu 2025.
“Pilwu adalah pesta demokrasi tingkat desa. Mari kita jalani dengan penuh kegembiraan, bukan perpecahan. Siapapun yang terpilih nanti, itu adalah pilihan rakyat, dan harus kita dukung bersama demi kemajuan desa,” pungkasnya.

























