Suaradermayu.com – Ribuan calon jamaah haji asal Kabupaten Indramayu mulai menjalani proses pembekalan. Bimbingan Manasik Haji Serentak Tahun 1447 H/2026 M resmi dibuka dimulai Minggu, (21/09/2025), di Aula Gedung Pusat Informasi Haji dan Umrah Terpadu (PUSPIHAT) Kemenag Indramayu.
Acara pembukaan ini menjadi tonggak awal persiapan jamaah haji 2026, yang tahun depan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci.
15 Kali Pertemuan, Fokus pada Kesiapan Jamaah
Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Indramayu, KH. M. Mustofa, menegaskan manasik haji tahun ini dijadwalkan 15 kali pertemuan. Pertemuan dilakukan setiap pekan agar jamaah memiliki cukup waktu memahami teori sekaligus praktik ibadah.
“Pembukaan ini momentum penting agar calon jamaah lebih siap lahir batin sebelum berangkat. Kami tidak ingin jamaah hanya menghafal, tetapi juga terbiasa mempraktikkan sejak di tanah air,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mencakup seluruh rangkaian ibadah, mulai dari ihram, thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga doa-doa penting. Semua dirancang agar jamaah tidak kebingungan saat berada di Makkah dan Madinah.
11 KBIHU Bergerak Bersama
Di Kabupaten Indramayu, tercatat ada 11 KBIHU aktif yang akan menggelar bimbingan manasik secara serentak. Seluruhnya mengikuti kurikulum resmi Kementerian Agama.
“Semua KBIHU melaksanakan manasik dengan standar yang sama sehingga kualitas pembekalan jamaah tetap terjaga,” tambah KH. Mustofa.
Tidak Hanya Ritual, Tapi Juga Kesehatan dan Akhlak
Ketua DPW FK KBIHU Jawa Barat, KH. Mohammad Syatori, menegaskan tujuan manasik haji bukan sekadar memperkenalkan tata cara ibadah.
“Jamaah harus tahu mana yang wajib, sunnah, dan larangan dalam haji. Dengan pemahaman yang benar, ibadah bisa lebih tenang dan khusyuk,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Indramayu, Dr. H. Aghust Muhaimin, menekankan bahwa pelaksanaan 15 kali bimbingan manasik sudah sesuai aturan resmi, yakni SK Penyelenggaraan Haji dan Umroh Nomor D799 Tahun 2013.
“Manasik adalah kewajiban. Jamaah juga dibimbing menjaga kesehatan, etika, hingga akhlak mulia selama di Tanah Suci. Ibadah haji bukan hanya soal ritual, tetapi juga stamina dan perilaku,” jelasnya.
Harapan Haji Mabrur
Dengan dibukanya bimbingan serentak ini, Indramayu menegaskan kesiapannya mendampingi jamaah haji 2026. Ribuan calon haji yang mendaftar sejak 2013 hingga 2024 dipastikan mengikuti pembekalan hingga tuntas.
“Harapannya, jamaah Indramayu bisa menunaikan ibadah dengan lancar dan pulang membawa predikat haji mabrur, baik secara syariat maupun spiritual,” tutup Aghust Muhaimin. (Abdul Goni)


























