Home / Indramayu / Kriminalitas

Rabu, 10 September 2025 - 09:23 WIB

Kelicikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Polisi Bongkar Skenario Fitnah

Polisi memberikan keterangan pers peristiwa pembunuhan satu keluarga di Indramayu, di Mapolda Jawa Barat, Selasa (9/9/2025).

Polisi memberikan keterangan pers peristiwa pembunuhan satu keluarga di Indramayu, di Mapolda Jawa Barat, Selasa (9/9/2025).

Suaradermayu.com – Kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poaman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih terus menjadi sorotan publik. Fakta-fakta baru yang terungkap dalam penyelidikan polisi menunjukkan betapa liciknya tersangka utama, R (35), dalam menyusun skenario demi mengaburkan jejak kejahatannya.

Baca Juga : Tragedi 5 Jenazah di Rumah Merah Muda Indramayu, Misteri Satu Keluarga Tewas

Baca Juga : Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

Alih-alih menyesali perbuatannya, R justru berusaha mengalihkan perhatian dengan menuduh orang lain bernama Evan sebagai pelaku pembunuhan. Strategi tersebut sempat membuat situasi penyidikan menjadi lebih rumit, sebelum akhirnya polisi berhasil mengurai satu per satu kebohongan yang dibuat pelaku.

Identitas Korban yang Menggemparkan Publik

Dalam peristiwa tragis ini, lima anggota keluarga tewas secara mengenaskan. Mereka adalah:

Budi Awaludin (45)

Euis Juwita Sari (43)

Ratu Khairunnisa (7)

Bela (10 bulan)

Sachroni (76)

Baca juga  Pemudik Tertinggal Bus di Rest Area Tol Cipali, Polisi Bantu hingga Dapat Tiket Baru

Penemuan lima jasad ini sontak menggemparkan warga Indramayu pada Minggu (31/8/2025) dan menjadi headline di berbagai media.

Rancang Skenario Licik: Fitnah ke Orang Lain

Menurut hasil penyelidikan, setelah menghabisi para korban dan mengubur jasad mereka, R tidak langsung kabur. Ia terlebih dahulu menyusun langkah-langkah licik agar bisa lolos dari jeratan hukum.

Baca Juga : Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu

Baca Juga : Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Ditembak Polisi

R mengambil handphone milik Budi dan menghubungi Evan untuk menggadaikan mobil pick-up milik korban. Dari penggadaian tersebut, Evan mentransfer uang sebesar Rp14 juta ke rekening dompet digital atas nama Budi. R lalu menarik sebagian uang senilai Rp3 juta untuk kebutuhan pribadinya.

Tidak berhenti sampai di situ, R juga membawa mobil Corolla milik Sachroni pada Senin (1/9/2025) dini hari. Mobil tersebut diparkirkan di dekat rumah Evan. Tujuannya jelas: menciptakan alibi bahwa Evanlah yang memiliki keterkaitan langsung dengan kasus ini.

Baca juga  127 Warga Indramayu Peroleh Bantuan Operasi Katarak dari Kemensos

“Setelah berhasil mengatur skenario, R menyebarkan kabar bohong kepada teman-teman dan bahkan istrinya. Ia meyakinkan mereka bahwa Evan adalah pembunuh keluarga Sachroni,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (9/9/2025).

Jejak Pelarian Pelaku

Setelah menjalankan tipu daya itu, R bersama rekannya, P, langsung melarikan diri ke berbagai daerah. Kronologi pelarian keduanya:

Minggu (31/8/2025) – R menerima uang transfer dari Evan.

Senin (1/9/2025) – R memarkir mobil Corolla milik Sachroni dekat rumah Evan.

Selasa (2/9/2025) – Keduanya menuju Jakarta lalu bergerak ke Bogor.

Rabu (3/9/2025) – Pelaku berpindah ke Semarang.

Kamis (4/9/2025) – Mereka melanjutkan perjalanan ke Demak.

Jumat (5/9/2025) – Pelaku tiba di Surabaya.

Baca Juga : Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Terungkap, Dipicu Konflik Sewa Mobil

Baca Juga : Bayi 10 Bulan Ditenggelamkan ke Bak Mandi dalam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Sabtu (6/9/2025) – R dan P kembali ke Indramayu, tepatnya ke Kecamatan Kedokanbunder, berniat kabur ke laut sebagai anak buah kapal (ABK).

Baca juga  Demam Berdarah Mulai Merebak, Pemda Indramayu Ingatkan Warga

Penangkapan Dramatis

Setelah melalui penyelidikan intensif, polisi akhirnya meringkus kedua pelaku pada Senin (8/9/2025). Saat akan ditangkap, keduanya sempat melawan sehingga polisi terpaksa menembak bagian kaki untuk melumpuhkan mereka.

“Keduanya berusaha kabur saat hendak diamankan. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur agar mereka tidak melarikan diri lagi,” jelas Kombes Hendra.

Polisi Imbau Masyarakat

Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlanjut untuk mendalami motif penuh di balik kasus ini. Dugaan sementara, pembunuhan terjadi akibat konflik pribadi dan keinginan pelaku menguasai harta korban.

Baca Juga : Fakta Baru Kasus 5 Jenazah di Indramayu, Polisi Libatkan Puslabfor Polri dan Periksa Saksi

“Polisi akan terus bekerja keras menuntaskan kasus ini. Kami juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi isu yang beredar,” tegas Kombes Hendra.

 

Share :

Baca Juga

Edukasi

Tewaskan Dua Pengendara Motor di Indramayu, Pelaku Tabrak Lari Berhasil Ditangkap Polisi

Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim Gercep Bantu Warga Sakit, Langsung Dievakuasi ke RSUD

Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pimpin Apel Perdana, Tekankan Sinergitas ASN

Indramayu

Dana Rp2 Miliar di PDAM Indramayu Jadi Sorotan, DPRD: Direksi Jangan Main-Main dengan Uang Publik

Indramayu

Investigasi Tuntas, Sat Lantas Polres Indramayu Beberkan Kronologi Lengkap Tewasnya Atlet Muda Ainun Al Munawar

Indramayu

Pastikan Distribusi Logistik Pemilu 2024 Aman, Aparat Gabungan Kawal ke Wilayah Desa di Indramayu

Indramayu

180 Warga Indramayu Jalani Operasi Katarak Gratis, Bupati Lucky Hakim Hadir Langsung

Indramayu

Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan Desak Polisi Usut Sindikat hingga ke China