Home / Kriminalitas / Terpopuler

Selasa, 9 September 2025 - 15:49 WIB

Bayi 10 Bulan Ditenggelamkan ke Bak Mandi dalam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poman, Indramayu.

Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Poman, Indramayu.

Suaradermayu.com – Kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu, Jawa Barat, kembali menyisakan kisah pilu. Seorang bayi berusia 10 bulan berinisial B menjadi korban kebrutalan para pelaku setelah ditenggelamkan ke dalam bak mandi hingga meninggal dunia.

Kronologi Pembunuhan Sadis

Kapolres Indramayu, AKBP Muhamad Fajar Gemilang, mengungkapkan peristiwa berdarah itu bermula pada Rabu, 27 Agustus 2025. Tersangka R meminta rekannya, P, membeli sebuah pacul yang kemudian disembunyikan di rumahnya sebagai bagian dari rencana jahat mereka.

Baca juga  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, Ini yang Harus Anda Ketahui

Malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, R mengajak P mengeksekusi rencana pembunuhan terhadap korban utama, Budi, dengan iming-iming bayaran Rp100 juta.

Pada Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 01.00 WIB, R memancing Budi ke gudang rumah dengan alasan urusan bisnis minyak goreng. Tanpa curiga, Budi mengikuti, namun tiba-tiba R memukul kepalanya menggunakan pipa besi hingga tersungkur.

Baca juga  Polisi Jerat Alvian Sinaga Pasal Pembunuhan Berencana, Toni RM : Apresiasi Kapolres Indramayu dan Jajarannya

Tidak berhenti di situ, R masuk ke kamar korban lainnya, Sahroni, lalu melakukan serangan serupa. Sementara P berjaga di pintu rumah. Setelah itu, R kembali melanjutkan aksinya ke kamar Euis dan anaknya yang tengah terlelap.

Puncak kekejaman terjadi ketika bayi berusia 10 bulan, B, justru ditenggelamkan oleh P ke dalam bak mandi hingga tidak bernyawa.

Upaya Menghilangkan Jejak

Setelah seluruh korban tewas, pada 30 Agustus 2025 dini hari, para pelaku menguburkan jasad mereka dalam satu lubang di belakang rumah. Tak hanya itu, pelaku juga memindahkan mobil milik korban untuk menghilangkan jejak, bahkan beberapa kendaraan dijual maupun digadaikan.

Baca juga  Penyidik Akan Jemput Paksa: Erpandi Alias Bayu Diduga Kabur Setelah Dua Kali Mangkir

Kapolres Indramayu menegaskan bahwa motif utama pembunuhan sadis ini berkaitan dengan konflik bisnis dan hutang piutang, sementara janji bayaran Rp100 juta menjadi pendorong P untuk ikut serta.

 

Share :

Baca Juga

Edukasi

Bejat, Anak Punk Rame-rame Perkosa Anak SD di Indramayu

Terpopuler

Sekolah di Jawa Barat Wajib Serahkan Ijazah yang Ditahan Paling Lambat 3 Februari 2025

Indramayu

Usai Digeruduk Emak-emak, Kini Rumah Indekos Disegel Satpol PP Indramayu

Indramayu

Empat Anggota Geng Motor Bersenjata Diamankan Polisi di Waduk Bojongsari Indramayu

Terpopuler

Tanpa Seleksi dan SK, Perangkat Desa Singajaya Indramayu Ngantor 2 Bulan: Terima Gaji Bisa Dipidana

Indramayu

Kontradiksi Ucapan Bupati Indramayu: Larang Miras Setetespun, Tapi 3.800 Botol Barang Bukti Senilai Rp500 Juta Dikembalikan ke Bandar

Terpopuler

Wabup Indramayu H. Syaefudin Tinjau Posko Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura

Terpopuler

Program MBG Disorot, Ketua BEM UGM Sebut “Maling Berkedok Gizi”