Home / Indramayu / Kriminalitas

Jumat, 5 September 2025 - 02:48 WIB

Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

Suasana di sekitar TKP penemuan lima jenazah di sebuah rumah di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu

Suasana di sekitar TKP penemuan lima jenazah di sebuah rumah di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu

Suaradermayu.com – Suasana duka menyelimuti Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah warga menemukan lima jenazah satu keluarga terkubur dalam satu liang di halaman rumah bercat merah muda. Peristiwa ini pertama kali terungkap berkat keberanian seorang kerabat yang curiga lantaran rumah korban mendadak sepi tanpa aktivitas.

Awal Kecurigaan Warga

Ema (55), kerabat dekat korban, menjadi saksi kunci. Ia mengaku mencium bau tak sedap sejak beberapa hari sebelum kejadian terbongkar. Kecurigaan makin kuat ketika keluarga Haji Sachroni (76) tidak bisa dihubungi, padahal biasanya selalu berinteraksi dengan tetangga.

Baca juga  Kasus Pengrusakan Rumah Calwu Slamet Caryo: Terduga Pelaku Ditangkap, Rantai Komando Diusut

“Rumah terkunci, tidak ada tanda-tanda kehidupan. Begitu masuk ke halaman, bau busuk sangat menyengat. Saat mendekati gundukan tanah di bawah pohon nangka, saya melihat jelas kaki manusia muncul dari dalam tanah. Itu jasad Haji Sachroni,” ungkap Ema dengan suara bergetar, Rabu (3/9/2025).

Polisi Temukan Lima Jenazah Sekaligus

Penemuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Malam harinya, sekitar pukul 19.30 WIB, petugas melakukan penggalian. Hasilnya membuat warga syok: lima jenazah sekaligus ditemukan dalam satu liang.

Identitas korban terdiri dari:

Haji Sachroni (76)

Budi Awaludin (40), anak korban

Baca juga  Tiga Pengedar Ganja di Indramayu Ditangkap, Polisi Amankan 582 Gram Barang Bukti

Euis Juwita Sari (37), menantu korban

Seorang anak berusia 7 tahun

Bayi berusia 10 bulan

“Yang saya lihat pertama hanya jasad Haji Sachroni. Selebihnya dievakuasi oleh polisi. Rasanya sampai sekarang saya masih tidak percaya,” tambah Ema.

Jejak Aneh Sebelum Penemuan

Tetangga korban, Sohib (42), turut membenarkan adanya kejanggalan. Menurutnya, komunikasi keluarga Sachroni dengan warga terputus sejak Kamis (28/8/2025). Pesan singkat maupun panggilan telepon tidak mendapat jawaban.

Ia juga mengingat ada dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban pada Sabtu dini hari (30/8). Saat itu, warga tidak menaruh curiga. Namun setelah jenazah ditemukan, barulah mereka merasa kejadian tersebut bisa berkaitan.

Baca juga  Survei PUSKAPTIS : Elektabilitas Lucky-Syaefudin Ungguli Pasangan Calon Lain

“Semua baru nyambung setelah tahu ada korban terkubur. Sangat mengerikan,” kata Sohib.

Harapan Warga untuk Polisi

Tragedi ini menimbulkan luka mendalam, terlebih karena salah satu korban masih bayi berusia 10 bulan. Warga berharap kepolisian bergerak cepat mengungkap motif dan pelaku yang tega menghabisi nyawa satu keluarga.

“Kami hanya ingin keadilan. Semoga polisi segera menemukan jawaban,” ucap Sohib.

Polres Indramayu sendiri telah berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mengusut kasus ini. Proses autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung guna memastikan penyebab kematian para korban.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Terdakwa Priyo Kembali ke Ruslandi, Akui Surat Pencabutan Kuasa Toni RM Disusun Polisi Anggarani

Kriminalitas

Penggeledahan Disdikbud Indramayu Jadi Titik Awal Terbongkarnya Kasus PKBM

Indramayu

SDN 2 Singajaya Indramayu Rayakan Maulid Nabi

Indramayu

SMSI Indramayu Adukan Dugaan Korupsi Rp4,7 M Dinas PUPR di Hari Antikorupsi Sedunia ke Kejaksaan 

Indramayu

Toni RM Bongkar Misteri Kematian Putri Apriyani: Kenapa Bripda Alvian Melarikan Diri?

Hukum

Toni RM Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Oknum Polres Kutai Timur dalam Kasus Narkoba Feri

Kesehatan

Dilarang Ambil Foto dan Video di Rumah Sakit dan Puskesmas di Indramayu, Namun Saat Pejabat Datang, Kamera Justru Diputar!

Indramayu

Bawaslu Jabar Tangani Laporan Dugaan Pelanggaran Paslon Nina-Tobroni