Home / Indramayu

Kamis, 5 Juni 2025 - 14:16 WIB

Nasabah Tuntut KSP Mitra Jasa Indramayu Cairkan Tabungan

Oplus_0

Oplus_0

Suaradermayu.com – Puluhan nasabah mendatangi kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Jasa Indramayu di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (4/6/2025), menuntut pencairan dana tabungan mereka yang telah macet selama dua tahun terakhir. Kehadiran mereka bahkan sampai dikawal aparat kepolisian karena tingginya jumlah peserta audiensi.

Aksi para nasabah tersebut bukan merupakan unjuk rasa, melainkan audiensi yang telah dijanjikan sebelumnya oleh pihak koperasi.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan penjelasan secara langsung dari Ketua KSP Mitra Jasa Indramayu, Ngadino, dan jajarannya mengenai pencairan dana tabungan yang belum juga terealisasi.

“Kami bukan mau demo, kami hanya ingin audiensi,” ujar Abdullah, salah satu nasabah asal Kecamatan Indramayu, kepada Suaradermayu.com.

Audiensi diikuti oleh puluhan nasabah dari berbagai kecamatan di Indramayu yang telah menyimpan uang di koperasi tersebut. Di sisi lain, pengurus dan manajemen koperasi juga hadir, dipimpin langsung oleh Ngadino selaku Ketua KSP Mitra Jasa Indramayu. Turut mengawal kegiatan ini adalah aparat kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Baca juga  Haji Suwarjo Desak Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Tindak Tegas Premanisme di Indramayu

Audiensi digelar pada Rabu pagi, 4 Juni 2025, di kantor pusat KSP Mitra Jasa Indramayu, Jalan Jenderal Sudirman. Suasana cukup tegang namun tetap kondusif di bawah pengawasan petugas kepolisian.

Keluhan para nasabah bermula dari tidak cairnya dana tabungan sejak dua tahun terakhir. Sebagian besar merasa kecewa dan tidak mendapatkan kejelasan dari pihak koperasi mengenai alasan terjadinya kemacetan dana tersebut.

Ahmad, salah seorang nasabah lainnya, menganggap bahwa situasi ini disebabkan oleh kelalaian manajemen koperasi.

“Awalnya semua berjalan lancar. Tapi sejak dua tahun terakhir mulai kacau, diduga karena pengurus tidak mengantisipasi risiko sejak awal,” kata Ahmad.

Baca juga  TKW Indramayu Koma di Taiwan, Butuh Uluran Tangan

Menurutnya, permasalahan ini bermula dari tabungan siswa yang macet, lalu disusul oleh aksi penarikan massal oleh para nasabah yang merasa panik dan kehilangan kepercayaan.

Dalam pertemuan tersebut, Ngadino menyampaikan permintaan maaf atas kondisi keuangan koperasi yang belum stabil. Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang berupaya keras untuk memulihkan kondisi internal agar bisa memenuhi hak para nasabah secara bertahap.

“Kita mencoba untuk fifty-fifty, menjalankan hasil rapat internal dan juga mengakomodir keinginan nasabah, tapi tidak bisa 100 persen karena kondisi keuangan,” ujar Ngadino.

Sebagai bentuk solusi sementara, koperasi menawarkan pencairan sebesar 2,5 persen dari total tabungan nasabah. Namun, tawaran tersebut langsung ditolak karena dianggap terlalu kecil.

Para nasabah mengusulkan minimal 20 persen tabungan bisa dicairkan dalam waktu dekat, sambil tetap menunggu kondisi koperasi membaik.

Baca juga  Safari Ramadan di Haurgeulis, Wabup Indramayu Salurkan Bantuan Rp350 Juta dari Baznas

Audiensi berlangsung cukup alot. Para nasabah menuntut transparansi kondisi keuangan koperasi dan mempertanyakan mengapa manajemen tidak memberikan peringatan lebih dini soal potensi gagal bayar.

“Kami ingin tahu kondisi keuangan koperasi secara terbuka. Jangan hanya janji-janji terus tanpa bukti,” tegas Ahmad.

Meskipun terjadi perdebatan, suasana tetap terjaga dan tidak berubah menjadi aksi demonstrasi. Pihak koperasi menyatakan akan menyusun jadwal baru untuk pencairan bertahap dan kembali mengundang perwakilan nasabah dalam pertemuan lanjutan.

Nasabah meminta agar koperasi membuat pernyataan resmi dan tertulis terkait jadwal pencairan serta besaran dana yang akan dicairkan. Mereka juga mendorong pengawasan dari instansi terkait agar kasus seperti ini tidak terus berulang.

Sementara itu, pihak KSP Mitra Jasa Indramayu menyatakan komitmennya untuk terus berbenah dan menyusun langkah pemulihan, demi keberlangsungan koperasi dan pemulihan kepercayaan masyarakat.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kasat Reskrim AKP Arwin Klaim Bukti Kuat & Ilmiah Bagi Ririn-Priyo! LBH Ghazanfar: Di Sidang Sampah Semua

Hukum

LBH Ghazanfar: Wakil Ketua DPRD Indramayu Ikut Paraf Tunjangan Perumahan, Siap-siap Masuk Bui

Indramayu

Warga Tangkap Maling, Polisi Malah Lepas! Ratusan Orang Geruduk Polsek Cikedung

Edukasi

Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Indramayu Dipolisikan

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Berhentikan Permanen Kuwu Kedokan Agung, Dana Desa Rp 400 Juta Diduga Disalahgunakan

Indramayu

Kapolres Indramayu Resmi Berganti, AKBP Mochamad Fajar Gemilang Siap Tingkatkan Pelayanan Publik

Indramayu

Rotasi di Polres Indramayu, Wakapolres, Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Diganti

Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim Bahas Penyelarasan Visi-Misi dan 17 Arahan Strategis Jelang Libur Idul Fitri