Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:30 WIB

Indramayu Percepat Normalisasi Muara Dadap, Buka Pintu Besar bagi Ekspor Perikanan

Bupati Indramayu Lucky Hakim tinjau pengerukan  Pelabuhan Muara Dadap, Kamis (23/10/2025)

Bupati Indramayu Lucky Hakim tinjau pengerukan Pelabuhan Muara Dadap, Kamis (23/10/2025)

Suaradermayu.com – Pelabuhan Perikanan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, kini tengah mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Kamis (23/10/2025), Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kegiatan pengerukan sedimentasi di muara Dadap, sebuah langkah strategis untuk memperlancar aktivitas nelayan sekaligus menguatkan fungsi pelabuhan sebagai pusat ekonomi kelautan.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu. Satu kapal keruk saat ini melayani 14 muara di wilayah Indramayu, meski pengerjaan seharusnya menjadi tugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Baca juga  Bupati Indramayu Apresiasi Yayasan Assalafiyah dalam Penyaluran Zakat Fitrah

“Meski seharusnya BBWS yang menangani, Pemkab Indramayu mempercepat pengerjaan supaya masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Harapannya, pemerintah pusat dan provinsi bisa kembali menambah dukungan anggaran agar sektor perikanan di Dadap berkembang tiga kali lipat dari kondisi sekarang,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Baca juga  Bongkar-Bongkaran! Bupati Lucky Hakim Siap Audit Semua Desa di Indramayu, Dana Rakyat Miliaran Diduga Diselewengkan

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem (PPMC) Ahman Kurniawan menambahkan, Pelabuhan Dadap menjadi prioritas utama dalam program optimalisasi pelabuhan di wilayah pesisir. Ahman juga mengusulkan pembangunan kampung nelayan Dadap dengan kapasitas 60 unit rumah di lahan milik pemerintah provinsi.

“Dadap memiliki potensi besar sebagai pintu masuk dan keluar produk hasil industri perikanan dari Indramayu ke seluruh Indonesia. Nantinya kapal berukuran besar pun dapat masuk, membuat Dadap berbeda dari pelabuhan lain dan menjadi pusat ekspor-impor perikanan,” jelas Ahman.

Baca juga  Bupati dan Wabup Indramayu Tolak Mobil Dinas Rp1,1 Miliar Demi Rakyat!

Slamet (32), nelayan setempat, mengaku lega dengan pengerukan lumpur di muara Dadap. “Perahu kami jadi lancar beraktivitas. Ini sangat membantu,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momen penting komunikasi antara pemerintah, nelayan, dan pihak terkait untuk memastikan pengerukan sungai berjalan lancar dan tepat sasaran, sekaligus menjadi langkah nyata optimalisasi Pelabuhan Perikanan Dadap. (Waryadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Ungkap Penyebab Kebakaran dan Kematian Putri Apriyani, Polres Indramayu Bentuk Tim Khusus

Indramayu

Kemenag dan FKUB Indramayu Perkuat Moderasi Beragama di Era Digital

Indramayu

Motif Uang dan Upaya Bunuh Diri, Toni RM Beberkan Fakta Baru Kasus Alvian Sinaga

Indramayu

Kasus Gizi Buruk di Indramayu, PKB Tuding Dinkes Tak Peka

Ekonomi

Bupati Indramayu Lucky Hakim Ajak Bank BJB Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Indramayu

Kakek di Singaraja Indramayu Ditemukan Tewas Membusuk di Gubuknya

Indramayu

Pengelolaan Pelayanan dan Pengaduan Publik, Pemkab Indramayu Raih Peringkat Kedua Terbaik di Jawa Barat

Indramayu

Lucky Hakim Sebut Dirinya Tak Punya Ajudan, Bupati Nina : Karena Tidak Difungsikan, Maka Kami Tarik