Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 19 September 2025 - 09:19 WIB

Bupati Lucky Hakim Tegaskan: CSR Harus Bawa Dampak Nyata bagi Masyarakat Indramayu

Rapat Koordinasi Pelaksanaan CSR Tahun 2025, di Aula BJB Cabang Indramayu, Rabu (17/9/2025),

Rapat Koordinasi Pelaksanaan CSR Tahun 2025, di Aula BJB Cabang Indramayu, Rabu (17/9/2025),

Suaradermayu.com– Pemerintah Kabupaten Indramayu mendorong semua perusahaan di daerah ini untuk memaksimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) demi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Lucky Hakim saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan CSR Tahun 2025, Rabu (17/9/2025), di Aula BJB Cabang Indramayu, yang juga dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda Litbang, dan jajaran dunia usaha.

Bupati Lucky menegaskan, CSR bukan sekadar program jangka pendek atau formalitas perusahaan.

“CSR harus menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata dan berkesinambungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Regulasi CSR di Indramayu
Bupati Lucky menjelaskan bahwa pelaksanaan CSR di Indramayu memiliki dasar hukum yang jelas. Salah satunya adalah Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Kewajiban Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan, yang mewajibkan perusahaan menyisihkan sebagian keuntungan untuk program sosial dan lingkungan.

Baca juga  Bupati Indramayu Lucky Hakim Resmi Lantik 4 Direksi Baru PT Bumi Wiralodra, Siap Bawa Gebrakan Baru!

Selain itu, terdapat Keputusan Bupati Nomor 460.05/KEP.326-BAPPEDA-LITBANG/2022 tentang Forum TJSL, yang menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Regulasi ini tidak hanya menekankan kewajiban perusahaan, tetapi juga memberikan pedoman untuk memaksimalkan manfaat sosial dan lingkungan. Dengan forum koordinasi, program CSR akan lebih terstruktur, tepat sasaran, dan berdampak nyata,” tegas Bupati Lucky.

Baca juga  Pemprov Jabar dan Forkopimda Sepakat Wujudkan “Jawa Barat Istimewa”

Manfaat CSR bagi Masyarakat dan Daerah

Indramayu memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, energi, pariwisata, dan industri. Namun, tantangan seperti isu lingkungan, kemiskinan, dan kesenjangan sosial masih harus diatasi. Bupati Lucky menekankan bahwa CSR yang dirancang dengan baik dapat:

1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan masyarakat, melalui beasiswa, pelatihan keterampilan, dan pengembangan SDM.

2. Mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, seperti sarana air bersih, kesehatan, dan fasilitas olahraga.

3. Melestarikan lingkungan dan sumber daya alam, termasuk reboisasi, pengelolaan limbah, dan konservasi perairan.

Baca juga  Muscab HIPMI Indramayu Siap Digelar, Habibi Ariyanto Dorong Regenerasi Pengusaha Muda Berkualitas

4. Mendorong pengembangan ekonomi lokal, melalui pemberdayaan UMKM, akses modal, dan pelatihan usaha produktif.

Bupati Lucky menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

“Sinergi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting. Hanya melalui kolaborasi ini, visi Indramayu REANG—Rekat, Ekonomi Maju, Aman, dan Gemilang—dapat tercapai,” ujarnya.

Forum CSR ini diharapkan menjadi sarana bagi dunia usaha untuk mendukung 14 program prioritas pembangunan daerah. Dengan koordinasi yang baik, CSR tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga sumber perubahan sosial berkelanjutan, memberikan manfaat besar bagi masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup di Kabupaten Indramayu.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Amankan 3 Remaja Bersenjata Tajam di Indramayu, Diduga Hendak Tawuran di Jalan Pantura

Ekonomi

Indramayu Siapkan Lahan Pertanian untuk Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Indramayu

Polisi Indramayu Bantu Pemudik dengan Sigap di Tol Cipali

Ekonomi

11 Ribu Pelanggan PDAM Indramayu Akhirnya Bisa Mandi Lagi Setelah Krisis Air Bersih!

Ekonomi

Lucky Hakim: Indramayu Itu Daerah Seksi, Kita Lobi Berbondong-bondong Investor Datang

Indramayu

Ketua DPRD Indramayu Tanggapi Santai Tantangan Debat Terbuka dari Lucky Hakim

Indramayu

Viral Wanita Indramayu Jadi Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan, SBMI Desak Pemulangan

Indramayu

Bayi Perempuan Ditemukan Mati Dalam Tas di Tukdana, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua