Suaradermayu.com – Tanggul sungai Cimanuk di sejumlah titik wilayah Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, ambles. Kondisi yang mengkhawatirkan sehingga membahayakan warga yang tinggal di bantaran sungai.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukagumiwang, Dadang Supriatna menyampaikan, pihaknya mendapati kondisi tanggul yang kritis tersebar di Desa Gunungsari, Cibeber, Tersana, Sukagumiwang, dan Desa Gedangan.
“Kami sudah melaporkan ke BPBD dan pihak-pihak terkait persoalan ini,” ujar Dadang, Jumat (10/3/2023).
Dadang mengatakan, pihak BPBD dan pihak-pihak terkait kini sedang melakukan rapat koordinasi. Ia menyebut hal ini mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan terhadap warganya.
“Pantauan kami, seperti di Desa Gunungsari pemukiman warga dengan tanggul kritis hanya berjarak dua meter saja. Apalagi kedalaman tanggul tergerus arus sungai yang mencapai kedalaman 10 meter,” jelasnya.
Ia melihat paku bumi yang seharusnya menahan tanah dan aliran sungai kini kondisinya sudah rusak. Ia berharap mengantisipasi sementara dilakukan membuat penahan tanah agar tidak terjadi longsor susulan akibat kondisi tanggul.
“Saya berharap pihak terkait memberikan penanggulangan tanggul kritis ini dan penyelamatan tanggul sementara. Karena dari pemerintah kecamatan dan pemerintah desa belum dapat mengakomodasikan perbaikan tanggul tersebut,” tandasnya.
Sementara itu terlihat warga di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, untuk lebih berhati-hati.
Pasalnya jalan di bantaran Sungai Cimanuk yang menjadi akses utama warga terputus lantaran ambles. Ketika melintas warga terlihat berhati-hati karena disampingnya terdapat jurang menganga akibat ambles.
Salah satu warga, Sawinah (65) menjelaskan, bahwa amblesnya tanggul di blok Citra ini terjadi sepekan lalu. Ketika hujan deras melanda beberapa hari lalu, ia melihat ada sedikit retakan di depan rumahnya yang menghadap langsung dengan Sungai Cimanuk.
” Hari Senin (27/2/2023) pukul 9-10 an, malamnya hujan besar. Terus reda, sehabis saya jualan itu belum ada garus retakan, terus mak itu kata anak, itu mak ambles, lah),” kata Sawinah ceritakan awal amblesnya tanggul Sungai Cimanuk, Jumat (10/3/2023).

























