Suaradermayu.com – Jabatan Kapolsek Cikedung resmi berganti usai insiden panas yang melibatkan ratusan warga Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Rabu malam (9/4/2025). Iptu Sujana dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Iptu Anang Purwanto.
Pencopotan ini diduga kuat merupakan buntut dari aksi protes warga yang menggeruduk Mapolsek Cikedung, lantaran kecewa dengan keputusan polisi yang membebaskan seorang terduga pelaku pencurian berinisial S (27), meski sebelumnya tertangkap basah oleh warga.
Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas Iptu Junata menjelaskan, rotasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran organisasi.
“Dengan adanya rotasi ini, diharapkan pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Junata kepada media, Kamis (10/4/2025).
Ia juga berharap pejabat baru mampu menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan kontribusi positif bagi Polres Indramayu.
Sebelumnya, ratusan warga Desa Amis menggelar aksi unjuk rasa di depan Polsek Cikedung sejak sore hingga malam hari. Mereka marah karena S yang ditangkap saat hendak mencuri, justru dibebaskan oleh pihak kepolisian.
“Warga sudah lama mengincar dia. Saat tertangkap, seharusnya diproses hukum, bukan dilepaskan begitu saja,” tegas Kepala Desa Amis, Agus Nurahmad.
Menurut Agus, meski belum sempat membawa barang curian, S mengaku pernah mencuri sepeda motor milik anak dari ibu tirinya.
Pihak kepolisian berdalih bahwa pelaku dibebaskan karena tidak adanya laporan resmi dari korban. Bahkan, korban disebut telah membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan perkara.
Namun, hal ini justru memperkeruh suasana. Warga menilai polisi terlalu mudah memediasi kasus kriminal, dan mendesak agar hukum ditegakkan tanpa kompromi.
“Kalau begini terus, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan terhadap hukum,” ujar Agus lagi.
Upacara serah terima jabatan Kapolsek Cikedung digelar dihadiri Wakapolres Indramayu, para pejabat utama, dan jajaran Kapolsek lainnya. Hingga kini, Iptu Sujana belum memberikan pernyataan resmi terkait pencopotannya.
Masyarakat kini menaruh harapan kepada Kapolsek yang baru agar dapat mengembalikan kepercayaan warga terhadap institusi kepolisian.


























