Home / Indramayu

Minggu, 19 Januari 2025 - 05:33 WIB

Mantan Anggota DPRD Indramayu Disekap di Myanmar, Kemlu Lakukan Upaya Diplomatik

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Tangkapan layar : Robiin bersama 3 WNI meminta tolong kepada Presiden Prabowo

Suaradermayu.com – Robiin, mantan anggota DPRD Indramayu periode 2014-2019, menjadi perhatian setelah diduga disekap di kawasan konflik Myawaddy, Myanmar. Bersama tiga Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya, ia terjebak dalam jaringan perusahaan online scam yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Robiin berada di daerah Hpa Lu, Myawaddy, yang dikenal sebagai zona konflik bersenjata antara militer Myanmar dan kelompok etnis lokal. Kawasan ini sulit dijangkau dan kerap menjadi lokasi operasi ilegal.

Baca juga  Viral Video Eks Anggota DPRD Indramayu Minta Tolong ke Presiden Prabowo

Kemlu menyebut video permohonan bantuan Robiin bersama tiga WNI lainnya yang viral di media sosial telah mempercepat penanganan kasus ini. Video tersebut, diunggah oleh akun TikTok @panglimaaryaduta, telah ditonton lebih dari 5,4 juta kali hingga Jumat (17/1/2025).

Dalam menangani kasus ini, Kemlu bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon. Upaya yang dilakukan meliputi:

1.Pengiriman nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Myanmar.

Baca juga  Dua WNI Korban Penyekapan di Myanmar Berhasil Dipulangkan, Pemerintah Targetkan Pembebasan Lainnya

2.Koordinasi intensif dengan otoritas setempat.

3.Komunikasi dengan jaringan lokal di Myawaddy.

Kemlu juga meningkatkan kerja sama bilateral dan regional, mengingat 59 negara lain juga menghadapi kasus serupa di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, tercatat 81 kasus WNI yang masih berada di Myawaddy, termasuk kasus Robiin. Sepanjang 2024, Kemlu berhasil memulangkan 53 WNI dari kawasan berbahaya ini. Namun, kasus baru terus bermunculan akibat modus penipuan lowongan kerja di luar negeri.

Baca juga  Asep Kurniawan: Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Masih Disekap di Myanmar, Pemerintah Bekerja Keras untuk Penyelamatan

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tawaran pekerjaan ilegal yang disebarkan melalui media sosial. Pastikan semua prosedur penempatan kerja dilakukan secara resmi,” tegas perwakilan Kemlu.

Kasus Robiin menyoroti risiko besar yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Upaya pemerintah diharapkan dapat segera membebaskan Robiin dan korban lainnya dari penyekapan.

Dengan situasi yang semakin kompleks, diplomasi kemanusiaan terus menjadi prioritas, memastikan keselamatan WNI di kawasan konflik seperti Myawaddy.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pelantikan Pengurus IWO Indramayu Banjir Karangan Bunga, Kado Manis Ditengah Sorotan Publik

Indramayu

Delapan Desa di Indramayu Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cimanuk

Indramayu

Polisi Ungkap Rute Pelarian Alvian Sinaga Usai Habisi Putri Apriyani

Indramayu

Propam Mendadak Periksa Ponsel Anggota Polres Indramayu

Indramayu

Lucky Hakim Bongkar Pasang 60 Pejabat Pemkab Indramayu, Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Digital

Indramayu

PCNU Indramayu Tekankan Teladan dan Kekompakan: KH Mustofa Ajak Pengurus NU Jadi Contoh Bagi Umat

Indramayu

Rekap Perhitungan Suara Pilwu Singaraja: Hendi Mulyadi Sebagai Kuwu Terpilih

Indramayu

Pengelolaan Pelayanan dan Pengaduan Publik, Pemkab Indramayu Raih Peringkat Kedua Terbaik di Jawa Barat