Home / Indramayu

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:52 WIB

Sosialisasi Raperbup Pemilihan Kuwu Serentak 2025, Pemkab Indramayu Targetkan Pilwu Kondusif dan Transparan

Pemkab Indramayu Sosialisasi Raperbup Pemilihan Kuwu Serentak 2025

Pemkab Indramayu Sosialisasi Raperbup Pemilihan Kuwu Serentak 2025

Suaradermayu.com – Pagi itu, Kamis (14/8/2025), langit Indramayu tampak cerah, namun suasana di Ruang Ki Sidum Setda Kabupaten Indramayu dipenuhi ketegangan yang berbeda. Derap langkah para camat, deru pendingin ruangan, hingga suara berbisik-bisik para peserta menjadi latar awal dari sebuah agenda penting: Sosialisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang Pemilihan Kuwu Serentak 2025.

Di bulan Desember nanti, 139 desa di Kabupaten Indramayu akan memasuki pesta demokrasi tingkat akar rumput: Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak. Namun, Pemkab tak ingin ini sekadar jadi rutinitas lima tahunan. Mereka ingin Pilwu berjalan tertib, aman, dan berintegritas.

Kegiatan ini diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Indramayu, menghadirkan seluruh camat, perangkat daerah terkait, hingga unsur hukum. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajang Sudrajat, yang membuka acara, didampingi Plt. Kepala DPMD Iim Nurahim, Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Iing Kuswara, dan Kepala Bagian Hukum Ja’far Abdullah.

Baca juga  IWO Indramayu Minta Polisi Tindak Tegas Kuwu Sukagumiwang

Menyiapkan Regulasi Sebelum Laga Dimulai

Dalam sambutannya, Jajang Sudrajat berbicara tegas namun tenang. Baginya, Pilwu bukan hanya soal memilih pemimpin desa, tetapi menjaga marwah demokrasi di tingkat paling bawah.

“Sosialisasi ini diharapkan memberikan pemahaman yang sama bagi semua pihak, menghimpun masukan, dan memastikan peraturan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Ia menggarisbawahi bahwa Raperbup ini dirancang untuk memastikan setiap proses Pilwu berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Baca juga  Kantor Desa Sukaslamet Disegel Warga, Pamong Masuk Lewat Jendela — DPMD: Pelayanan Harus Tetap Jalan

Raperbup: Mengatur dari Awal hingga Akhir

Ja’far Abdullah kemudian memaparkan isi pokok Raperbup—mulai dari ketentuan umum pelaksanaan Pilwu, penetapan penyelenggara, batasan jumlah calon kuwu, prosedur berita acara, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.

“Semua poin ini masih terbuka untuk masukan. Jika ada yang dirasa kurang tepat atau berpotensi menimbulkan masalah di lapangan, akan kita revisi sebelum diterbitkan,” tegas Ja’far.

Para peserta mencatat dengan serius. Beberapa kepala camat tampak sesekali mengangguk, seolah sudah membayangkan tantangan yang akan dihadapi di desa masing-masing.

Tidak Hanya Pilwu, Tapi Juga Penataan dan Pangan

Sosialisasi ini tak berhenti di pembahasan Pilwu. Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Barat turut memberikan materi tentang penataan desa—menyoroti pentingnya pembagian wilayah yang efektif demi pelayanan publik yang optimal.

Baca juga  Dedi Mulyadi Tolak Hentikan Program Panca Waluya Meski Dikritik, Ada Apa di Baliknya?

Tak kalah penting, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga dibahas. Program ini diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok dan menahan laju inflasi menjelang akhir tahun—sebuah langkah yang tak kalah strategis di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Menatap Desember dengan Harapan dan Kesiapan

Saat acara berakhir, para peserta meninggalkan Ruang Ki Sidum dengan wajah yang mencerminkan dua hal: kesadaran akan tanggung jawab besar, dan keyakinan bahwa persiapan matang adalah kunci.

Pemkab Indramayu optimistis, dengan regulasi yang disempurnakan dan koordinasi lintas sektor, Pemilihan Kuwu Serentak 2025 tak hanya akan sukses secara teknis, tetapi juga menjadi contoh demokrasi desa yang sehat dan berkelas.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Ribuan Botol Miras Tak Jadi Beredar, Polres Indramayu Tutup Keran Malam Tahun Baru

Indramayu

Banjir Rob di Indramayu Rendam Ribuan Rumah Warga dan Sekolah

Indramayu

Viral! Warga Sukawera Indramayu Ramai-ramai Perbaiki Jalan Rusak: Murni Swadaya Tanpa Bantuan Pemerintah

Indramayu

Perkembangan Kasus Dugaan Malpraktik Persalinan, Polisi Akan Periksa Dirut RSUD MA Sentot Indramayu

Indramayu

Kuwu di Indramayu Dilaporkan Warganya Sendiri ke Polisi, Atas Dugaan Perkosaan

Indramayu

Indramayu Produksi Ikan Terbesar di Jawa Barat 2024

Indramayu

Siap-siap, Bulog Indramayu Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke 200 Ribu KK

Indramayu

Kuasa Hukum Keluarga Putri Apriyani Tegaskan Kasus Sudah Naik Penyidikan, Kritik Pernyataan Kapolres Indramayu