Home / Indramayu

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:51 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bentuk Satgas Anti-Premanisme Usai Kantor Dinkes Bekasi Diacak-acak Ormas

Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi

Suaradermayu.com — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara terkait aksi premanisme yang dilakukan oleh anggota organisasi masyarakat (ormas) Laskar Merah Putih di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Selasa (18/3/2025). Dedi menegaskan bahwa tindakan anarkis tersebut tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.

“Minta maaf saja tidak cukup. Harus ada langkah-langkah hukum,” tegas Dedi saat ditemui di Bandung, Jumat (21/3/2025).

Sebagai langkah konkret, Dedi mengumumkan akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Premanisme. Satgas ini bertujuan untuk merespons cepat aksi-aksi premanisme yang semakin meresahkan masyarakat dan mengganggu dunia usaha, khususnya di kawasan industri Jawa Barat.

Baca juga  Ganti Kepala Desa (Kuwu), Langsung Sapu Bersih Pamong Desa? Ini Aturan Hukumnya

“Satgas itu akan segera dibentuk. Mungkin hari ini mulai diproses, dan Senin SK-nya keluar. Satgas ini fokus untuk menangani aksi premanisme,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, menjelang Lebaran, aksi-aksi premanisme cenderung meningkat di sejumlah wilayah Jabar. Oleh karena itu, kehadiran satgas ini diharapkan mampu menjaga ketertiban dan keamanan

Sebelumnya, Kantor Dinkes Kabupaten Bekasi di Sukamahi, Cikarang Pusat, diacak-acak oleh anggota ormas Laskar Merah Putih. Peristiwa terjadi pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga  Gonjang-Ganjing DPD Golkar Indramayu, Daniel Mutaqien Kembali Ditunjuk sebagai Plt Ketua

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, menjelaskan bahwa kedatangan ormas tersebut awalnya bertujuan untuk menemui Kepala Dinas Kesehatan. Namun, karena kepala dinas sedang menghadiri rapat di luar kantor, para anggota ormas menjadi marah.

“Anggota ormas tersebut meluapkan kekesalan dengan mengotori lantai kantor menggunakan alas kaki yang penuh tanah merah dan membuang isi tong sampah hingga berserakan di depan pintu masuk,” jelas Elia.

Baca juga  DPRD Desak Disdikbud Indramayu Cairkan Insentif Guru PAUD, Bupati Diminta Evaluasi Kinerja

Tindakan tersebut langsung menimbulkan keresahan di kalangan pegawai dan masyarakat sekitar. Aparat kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut dan mengupayakan langkah hukum lebih lanjut.

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan aksi premanisme merusak ketertiban dan merugikan masyarakat. Pembentukan Satgas Anti-Premanisme menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas aksi-aksi serupa di Jawa Barat.

“Kita harus tegas. Ini demi menjaga kenyamanan masyarakat dan keamanan dunia usaha,” pungkas Dedi.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Indramayu Gencarkan Operasi Bersih Pungli dan Premanisme

Indramayu

Ihsan Mahfudz: Makna Idul Adha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Perbaiki Diri

Ekonomi

Tindaklanjuti Intruksi Gubernur Jabar, Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo: Sekitar 200 Orang Terdata

Indramayu

Mangga Gedong Gincu Indramayu Resmi Dapat Sertifikat Indikasi Geografis, Petani Diuntungkan

Indramayu

Kirab Tunggul dan Pataka Meriahkan Hari Jadi Indramayu ke-495, Lucky Hakim Absen dari Arak-Arakan

Indramayu

Puting Beliung Sapu Dua Desa di Tukdana Indramayu, 23 Rumah Rusak dan Warga Saling Bantu Bersihkan Puing

Indramayu

Nelayan Indramayu Kini Punya “Payung Laut”: Pemkab Tanggung Asuransi Ribuan Warga Pesisir

Indramayu

Mayat Pria Penuh Luka-Luka Ditemukan di Areal Pesawahan Desa Singaraja Indramayu