Home / Indramayu / Ekonomi

Senin, 1 September 2025 - 02:57 WIB

Disnaker Indramayu Gelar Pelatihan Project Based Learning, Cetak Talenta Muda Digital Marketing dan Konten Kreatif

Suaradermayu.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar siap menghadapi persaingan kerja di era digital. Salah satu langkah nyata yang ditempuh yakni melalui program

“Project Based Learning (PBL) Tahap I”, sebuah pelatihan berbasis praktik langsung dengan pendekatan dunia industri.

Pelatihan 200 JP, Plus Magang 20 Hari

Program PBL ini digelar selama 200 jam pelajaran (JP), yang terbagi menjadi 40 JP online dan 160 JP tatap muka. Pelatihan berlangsung selama 20 hari intensif, kemudian dilanjutkan dengan On the Job Training (OJT) atau magang selama 20 hari di sejumlah perusahaan serta UMKM di Kabupaten Indramayu.

Dengan pola ini, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga langsung merasakan pengalaman bekerja di dunia nyata.

Baca juga  UMK dan UMSK Indramayu 2026 Resmi Berlaku, Pekerja Bisa Melapor

Peserta Disaring Ketat

Pada tahap pertama, 32 peserta terpilih berhasil mengikuti program. Mereka terbagi menjadi dua bidang unggulan: konten visual dan optimalisasi pemasaran digital, masing-masing diikuti oleh 16 orang.

Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang cukup besar, yakni 56 orang di bidang konten visual dan 57 orang di bidang pemasaran digital. Seleksi ketat dilakukan agar peserta yang lolos benar-benar memiliki motivasi dan kesiapan tinggi.

Baca juga  Bupati Indramayu Apresiasi Pelatihan Olahan Mangga dan Digital Marketing untuk Ibu-Ibu Jatibarang dan Sliyeg

Fokus pada Kompetensi dan Wirausaha

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, S.STP., melalui Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Sukirman, menegaskan bahwa metode Project Based Learning berbeda dari pelatihan konvensional.

“Peserta ditugaskan menyelesaikan proyek nyata, sehingga hasilnya bisa langsung diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri. Harapannya, mereka mampu menjadi tenaga kerja kompeten sekaligus calon wirausaha baru yang tangguh,” jelas Sukirman.

Baca juga  Daerah Pemasok TKI Terbanyak, Indramayu Juaranya

Jembatan Dunia Pendidikan dan Industri

Menurutnya, program ini juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri dan UMKM lokal. Melalui OJT/magang, peserta memperoleh pengalaman kerja langsung, bahkan berpeluang direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang atau membuka bisnis digital sendiri.

Antusiasme Generasi Muda Indramayu

Tingginya jumlah pendaftar mencerminkan semangat generasi muda Indramayu untuk berkembang di sektor industri kreatif dan digital marketing. Disnaker pun memastikan program ini akan diperluas pada tahap berikutnya agar semakin banyak talenta muda bisa bersaing di dunia kerja maupun usaha mandiri.

Share :

Baca Juga

Indramayu

LBH Delta 19 Apresiasi Polres Indramayu Tahan Pelaku Pencabulan Anak 

Ekonomi

Indramayu Siap Jadi Pusat Industri Baru, Bupati Lucky Hakim Dorong Keseimbangan dengan Pertanian

Indramayu

Tragis! Petani di Bongas Indramayu Tewas Disambar Petir di Depan Anak Kandungnya

Indramayu

Kapolres Indramayu Tegaskan Tidak Ada Perlindungan untuk Bripda Alvian

Ekonomi

Bupati Lucky Hakim Akui Air PDAM Indramayu Keruh dan Tak Mengalir: Minta Maaf dan Janji Kasih Kompensasi!

Indramayu

Sertijab Bupati Indramayu 2025-2030: Lucky Hakim dan H. Syaefudin Resmi Pimpin Indramayu

Ekonomi

Pemkab Indramayu Apresiasi Pembentukan Komite Mitra Pembangunan oleh Diaspora

Indramayu

Tragis! Usai Dijenguk Bupati Lucky Hakim, Korban Dibakar Suami Siri Tewas di Rumah Sakit