Home / Indramayu / Ekonomi

Senin, 1 September 2025 - 02:57 WIB

Disnaker Indramayu Gelar Pelatihan Project Based Learning, Cetak Talenta Muda Digital Marketing dan Konten Kreatif

Suaradermayu.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar siap menghadapi persaingan kerja di era digital. Salah satu langkah nyata yang ditempuh yakni melalui program

“Project Based Learning (PBL) Tahap I”, sebuah pelatihan berbasis praktik langsung dengan pendekatan dunia industri.

Pelatihan 200 JP, Plus Magang 20 Hari

Program PBL ini digelar selama 200 jam pelajaran (JP), yang terbagi menjadi 40 JP online dan 160 JP tatap muka. Pelatihan berlangsung selama 20 hari intensif, kemudian dilanjutkan dengan On the Job Training (OJT) atau magang selama 20 hari di sejumlah perusahaan serta UMKM di Kabupaten Indramayu.

Dengan pola ini, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga langsung merasakan pengalaman bekerja di dunia nyata.

Baca juga  Pemkab Indramayu Bantu Proses Pemulangan Masiroh Sejak Maret 2024

Peserta Disaring Ketat

Pada tahap pertama, 32 peserta terpilih berhasil mengikuti program. Mereka terbagi menjadi dua bidang unggulan: konten visual dan optimalisasi pemasaran digital, masing-masing diikuti oleh 16 orang.

Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang cukup besar, yakni 56 orang di bidang konten visual dan 57 orang di bidang pemasaran digital. Seleksi ketat dilakukan agar peserta yang lolos benar-benar memiliki motivasi dan kesiapan tinggi.

Baca juga  Bupati Indramayu Apresiasi Pelatihan Olahan Mangga dan Digital Marketing untuk Ibu-Ibu Jatibarang dan Sliyeg

Fokus pada Kompetensi dan Wirausaha

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, S.STP., melalui Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Sukirman, menegaskan bahwa metode Project Based Learning berbeda dari pelatihan konvensional.

“Peserta ditugaskan menyelesaikan proyek nyata, sehingga hasilnya bisa langsung diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri. Harapannya, mereka mampu menjadi tenaga kerja kompeten sekaligus calon wirausaha baru yang tangguh,” jelas Sukirman.

Baca juga  Asep Kurniawan: Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Masih Disekap di Myanmar, Pemerintah Bekerja Keras untuk Penyelamatan

Jembatan Dunia Pendidikan dan Industri

Menurutnya, program ini juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri dan UMKM lokal. Melalui OJT/magang, peserta memperoleh pengalaman kerja langsung, bahkan berpeluang direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang atau membuka bisnis digital sendiri.

Antusiasme Generasi Muda Indramayu

Tingginya jumlah pendaftar mencerminkan semangat generasi muda Indramayu untuk berkembang di sektor industri kreatif dan digital marketing. Disnaker pun memastikan program ini akan diperluas pada tahap berikutnya agar semakin banyak talenta muda bisa bersaing di dunia kerja maupun usaha mandiri.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Rekannya Jadi Terdakwa, Sopir Truk Rame-rame Unjuk Rasa di PN Indrmayu

Indramayu

Drainase Amburadul dan Sungai Dangkal, Lucky Hakim Siapkan Jurus Atasi Banjir Indramayu

Indramayu

Indramayu Luncurkan RMU LANUSA, Dorong Petani Mandiri dan Kedaulatan Pangan

Indramayu

Andri Muhammad Saleh Bantah Halangi Akses Wakil Bupati Indramayu ke Ruang Kerja

Indramayu

Lucky Hakim Bongkar Pasang 60 Pejabat Pemkab Indramayu, Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Digital

Indramayu

Polisi Bagi-bagi Ribuan Buku di Berbagai Sekolah di Indramayu

Ekonomi

DPRD Ingatkan Pemkab Indramayu : Kenaikan NJOP Jangan Timbulkan Gejolak Warga

Indramayu

Usai Diamankan Polisi, Puluhan Gangster Motor XTC Pelajar Indramayu Resmi Bubarkan Diri